Tersangka Bom Boston Dicuci Otak di Cambridge  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anzor Tsarnaev, ayah dari tersangka pelaku bom Boston diwawancara Reuters TV di Makhachkala (19/4). Ia tidak percaya anaknya terlibat dalam bom tersebut.

    Anzor Tsarnaev, ayah dari tersangka pelaku bom Boston diwawancara Reuters TV di Makhachkala (19/4). Ia tidak percaya anaknya terlibat dalam bom tersebut.

    TEMPO.CO, Boston - Perilaku Tamerlan Tsarnaev, tersangka pelaku ledakan bom Boston Marathon yang tewas ditembak petugas, dianggap mengejutkan pamannya.

    Menurut sang paman, Ruslan Tsarni, pria yang juga petinju amatir untuk Olimpiade ini mendadak berubah ketika berada di Amerika Serikat. Dia tiba-tiba menjadi seorang radikal yang ingin berjihad.

    Perubahan sikap itu, ujar sang paman, karena otak Tamerlan Tsarnaev telah dicuci oleh temannya di Cambridge, Massachusetts. "Cuci otak itu berlangsung di Massachusetts sejak 2009 lalu," ujar Tsarni dari kediamannya di Maryland.

    Tsarni tidak bersedia menyebutkan identitas teman keponakannya yang melakukan cuci otak. Tetapi dia menaruh perhatian terhadap kenalan keponakannya yang disebut sebagai seorang teman keluarga di Cambridge.

    "Ada seorang mualaf (pindah agama ke Islam) dari Armenia," ujar Tsarni kepada wartawan CNN, Shannon Travis. "Saya tidak menaruh perhatian mengenai Armenia, sebuah negeri bertetangga dengan kawasan Kaukasus Utara, daerah asal usul keluarga Tsarnaev."

    Tsarni mengaku syok ketika mendengar kabar bahwa keponakannya terlibat dalam pengeboman Boston Marathon, pekan lalu, yang menewaskan tiga orang dan melukai 180 orang lainnya. "Saya menaruh perhatian besar terhadap dia karena dia sudah tak menghormati ayahnya," kata Tsarni.

    CNN | CHOIRUL

    Topik terhangat:

    Caleg
    | Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya

    Berita lainnya:
    Lewat Twitter, SBY Umumkan Kenaikan BBM

    Jokowi: MRT seperti Mencabut Kumis Harimau

    Begini Cara Jenderal Djoko Cuci Uang

    Bayern Hancurkan Barcelona 4-0

    Rumah Susno Duadji di Bandung Dikepung 

    Uneg-uneg Perdana @SBYudhoyono


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.