Aparat: Dzhokhar Bersaudara Mau Ledakkan Bom Lain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawan-kawan sekolahnya sangat terkejut ketika Dzhokhar Tsarnaev dinyatakan sebagai tersangka pelaku bom Boston Marathon, karena ia dikenal sebagai pemuda yang tenang dan pemalu. huffingtonpost.com

    Kawan-kawan sekolahnya sangat terkejut ketika Dzhokhar Tsarnaev dinyatakan sebagai tersangka pelaku bom Boston Marathon, karena ia dikenal sebagai pemuda yang tenang dan pemalu. huffingtonpost.com

    TEMPO.CO, Boston - Penyelidik Federal, Ahad, 21 April 2013, yakin Dzhokhar bersaudara akan melakukan serangan bom lagi selain di arena Boston Marathon. Namun, mereka berdua keburu ditangkap. Sedangkan kakaknya, Tamerlan Tsarnaev, tewas dalam adu tembak dengan aparat, Kamis malam waktu setempat, 17 April 2013.

    "Kami punya alasan untuk percaya berdasarkan bukti yang ada di tempat kejadian perkara, seperti bahan peledak yang tidak sempat meledak. Mereka juga akan menyerang orang lain," kata Ed Davis, Komisioner Kepolisian Boston.

    Oroitas tak bersedia mengatakan kepada publik mengenai dakwaan yang dialamatkan ke Dzhokhar Tsarnaev. Namun, seorang pejabat di Kementerian Kehakiman yang menangani kasus ini mengatakan kepada CNN, dia akan mendakwa Tsarnaev dengan pasal terorisme dan pembunuhan.

    Tsarnaev, 19 tahun, ditangkap aparat keamanan gabungan pada Jumat malam waktu setempat, 19 April 2013, di sebuah perahu setelah mereka mendapatkan informasi dari masyarakat.

    Saat ditangkap, Tsarnaev dalam keadaan berlumuran darah di bagian lehernya. Namun, dia dalam keadaan stabil. Kini Tsarmaev dirawat intensif di rumah sakit Boston's Beth Israel Deaconess Medical Centre dengan penjagaan ketat petugas bersenjata.

    "Kami tahu Dzhokar Tsarnaev kehilangan banyak darah," ujar koresponden Al Jazeera dari Boston, Alan Fisher.

    Ketika ditanya oleh Al Jazeera, otoritas tak bersedia memberikan komentar mengenai motif serangan bom di Boston Marathon, termasuk saat dimintai komentarnya tentang kondisi Tsarnaev.

    "Tidak begitu jelas apakah cedera leher Tsarnaev itu akibat tembakan aparat keamanan atau disebabkan dia melukai dirinya sendiri," kata seorang sumber yang tak bersedia disebutkan namanya.

    "Dia masih dirawat akibat luka tembak di bagian kehernya, belum bisa diminta keterangan," ujar Davis kepada wartawan dalam acara jumpa pers, Ahad petang waktu setempat, 21 April 2013. Meskipun demikian, ujar pejabat federal senior lainnya kepada CNN, Tsarnaev bisa berkomunikasi secara tertulis  dengan sejumlah pejabat beberapa kali.

    AL JAZEERA | CNN | CHOIRUL

    Topik terhangat:

    Ujian Nasional
    | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya | Prahara Demokrat

    Berita lainnya:
    Inilah Formatur Baru Partai Demokrat 

    Tersangka Bom Boston Ngetwit Setelah Ledakan

    Menteri Keuangan Diberhentikan Saat Bertugas di AS

    Hari Bumi 2013: Pergantian Musim Google Doodle


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.