Kate Akan Tinggal dengan Ibunya Setelah Melahirkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meskipun sedang hamil, Kate Middleton tidak khawatir bermain basket dalam acara kunjungan ke Skotlandia, (4/4). Dailymail.com

    Meskipun sedang hamil, Kate Middleton tidak khawatir bermain basket dalam acara kunjungan ke Skotlandia, (4/4). Dailymail.com

    TEMPO.CO, London - Sesuai tradisi kerajaan, Kate Middleton tidak akan mempekerjakan seorang baby sitter setelah kelahiran anaknya pada Juli mendatang. Sebaliknya, seperti yang diceritakannya pada teman-temannya, dia akan tinggal bersama orang tuanya untuk setidaknya enam minggu pertama setelah meninggalkan rumah sakit.

    Keputusan itu berarti seorang raja masa depan akan mulai hidup dalam rumah biasa di Berkshire ketimbang dalam kemegahan tempat tinggal kerajaan.

    Kate berdalih dia hanya merasa paling aman dan paling nyaman tinggal bersama keluarganya dan percaya bahwa tidak ada orang yang lebih baik dalam mengajarinya tentang membesarkan bayi dari ibunya, yang telah memiliki tiga anak. Dia membutuhkan saran dan dukungan moral ketika Pangeran William kembali bekerja sebagai pilot helikopter setelah mengambil cuti untuk mendampinginya bersalin.

    Orang tua Kate, Michael dan Carole Middleton, baru saja membeli rumah seharga 4,85 juta poundsterling di pedesaan Berkshire. Rumah yang sangat luas ini memiliki banyak ruang, memungkinkan cucu pertama mereka untuk belajar berjalan dengan aman. Carole dikabarkan mengawasi sendiri renovasi rumah itu, termasuk instalasi dapur baru.

    Saat ini, Kate dan William bolak-balik tinggal antara di rumah sewaan mereka di Anglesey, di mana William bekerja, dan Nottingham Cottage di halaman Istana Kensington. Mereka berharap untuk pindah ke rumah baru mereka, sebuah apartemen dengan 57 ruang--sebelum kedatangan anak pertama mereka.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.