Bom Boston, FBI Kejar Pelaku Berdasar Video Amatir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Potongan gambar pria mencurigakan saat ledakan bom di Boston.

    Potongan gambar pria mencurigakan saat ledakan bom di Boston.

    TEMPO.CO, Boston - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) mengatakan ada "kemajuan substansial" dalam peyelidikan Bom Boston. Mereka kini tengah menganalisis rekaman video amatir dari sebuah department store di dekatnya yang menunjukkan seorang pria mencurigakan saat ledakan terjadi.

    Penyidik mengatakan individu terlihat di lokasi ledakan kedua mengenakan jaket hitam dengan topi terbalik meletakkan ransel sambil berbicara di ponselnya.

    Video yang diperoleh oleh FBI menangkap gambar orang ini menggunakan ponselnya pada saat ledakan pertama 100 meter jauhnya di Boylston Street pada hari Senin, 12 detik sebelum ledakan kedua dekat dengan tempat ia berdiri.

    Agen federal kemudian menfokuskan pada kerangka waktu percakapan itu untuk mencari catatan telepon seluler untuk mengidentifikasi peneleponnya, menurut CBS News. Mereka akan mengendus panggilan telepon seluler di sekitar zona serangan dan dengan menggunakan data ini, mereka mencocokkan identitas pengguna dengan video itu.

    Pihak berwenang mengatakan mereka sedang mencari orang ini baik sebagai saksi atau malah sebagai tersangka. Pada titik ini, para pejabat federal menekankan tidak ada penangkapan telah dilakukan. Sebuah konferensi pers yang dijadwalkan akan digelar pada pukul 17.00, kata komisaris polisi Ed Davis ditunda. Tidak ada alasan diberikan untuk keputusan ini

    Ada dua laporan yang bertentangan tentang warna kulit dari orang yang bersangkutan. CNN menyebut awalnya bahwa ia mungkin 'berkulit gelap', sementara CBS News mengklaim dia berkulit putih.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.