Bom Boston Marathon, Polisi Rasis?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom Meledak di Jelang Finish Boston Maraton 2013

    Bom Meledak di Jelang Finish Boston Maraton 2013

    TEMPO.CO, Boston -- Penyidik ledakan yang diduga bom di ajang Boston Maraton telah mengeluarkan pernyataan yang cukup rasis. Kepada media mereka mengatakan tengah mencari pria berkulit hitam atau gelap. Dan menurut mereka, tersangka mungkin memiliki aksen asing.

    "Ia terlihat berusaha memasuki area perlombaan sambil membawa ransel dan kaus hitam, lima menit sebelum ledakan," tulis IB Times yang melansir CNN. "Setelah meninggalkan ransel, si pria kembali berjalan dan menutup kepala dengan kerudung kausnya." (Lihat juga: VIDEO Bom Meledak di Boston, #prayforboston)

    Dalam situs LA Times, penyidik telah menanyai satu pemuda berkewarganegaraan Arab Saudi yang tengah menjalani perawatan karena luka bakar. "Pria itu dianggap sebagai orang yang berkepentingan dalam bom Boston, tapi tidak dicurigai," tulis LA Times.

    Seorang pejabat Kedutaan Arab Saudi di Amerika membenarkan kabar itu. Kata dia, si pemuda adalah pelajar yang kuliah pada satu universitas di Boston karena mendapat beasiswa dari pemerintah Arab Saudi. Usianya sekitar 20-an tahun dan diperiksa sebagai saksi. "Ia bukan tersangka," kata si pejabat. "Dan kami belum mengetahui adanya tersangka dari Arab atau orang Arab yang menarik perhatian penyidik."

    Selain mencari pria berkulit gelap, penyidik juga mencurigai orang yang membawa tas ransel. Sebab, berdasarkan temuan di lokasi ledakan, mereka curiga bila pelaku membawa bom menggunakan ransel hitam. Karena itu, penyidik memerintahkan pengawasan ketat di Bandara Internasional Boston Logan dan Bandar Udara La Guardia di New York. "Terutama terhadap orang yang membawa tas mencurigakan," tulis Chicago Tribune.

    Kemudian, mereka juga mencari jejak mobil van berwarna kuning. Namun, penyidik tak memberikan keterangan jelas terkait pencariannya itu.

    BERBAGAI SUMBER | CORNILA

    Topik Terhangat:
    Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Baca juga:
    EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

    Bom Boston, Ini Kesaksian Jurnalis Boston.com
    Bom Boston Sebenarnya Ada 7, Meledak 2
    Wawancara dengan Ustad Berpengaruh di New York


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.