Bom Boston Maraton, Taliban Pakistan Tak Terlibat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria mencurigakan terlihat berjalan diatas sebuah gedung saat terjadinya ledakan di Boston, Amerika Serikat, (15/4). thesun.co.uk

    Seorang pria mencurigakan terlihat berjalan diatas sebuah gedung saat terjadinya ledakan di Boston, Amerika Serikat, (15/4). thesun.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta-Taliban Pakistan, kelompok di Pakistan yang mengklaim bertanggungjawab atas upaya pengeboman New York sekitar tiga tahun lalu, membatah terlibat dalam ledakan bom di acara Boston Marathon, Senin kemarin waktu setempat. Juru Bicara kelompok tadi, Ehsanullah Ehsan, membatah bahwa kelompoknya terkait dengan peristiwa ledakan bom di acara Boston Maraton.

    "Tentu, Amerika merupakan target kami dan kami akan menyerang Amerika dan sekutunya, ketika Taliban Pakistan punya kesempatan, tapi kami tidak terlibat dalam serangan ini," kata Ehsan seperti dikutip dari LA Times.

    Taliban Pakistan dituding bertanggungjawab terhadap serangkaian bom bunuh diri dan serangan teror yang menjadi malapetaka di Asia Selatan selama beberapa tahun terakhir. Memang mereka mengaku sebagai musuh Amerika Serikat dan melatih Faisal Shahzad, warga Amerika asal Pakistan yang mengaku mengatur serangan ke New York Times Square pada tahun 2010.

    Kelompok Taliban Pakistan dianggap terus berupaya menggulingkan pemerintahan Pakistan dan berusaha menerapkan syariah Islam di negara itu.  Kelompok ini juga dikaitkan dengan kelompok Al Qaeda, Taliban Afghanistan dan kelompok militan Pakistan.

    Taliban Pakistan dipimpin oleh seorang yang militan Hakimullah Mahsud, kelompok yang dituduh terlibat dalam serangkait teror terburuk, termasuk pembunuhan Perdana Menteri Benazir Bhutto pada Desember 2007.

    Dua ledakan itu terjadi saat ribuan penonton sedang menyambut pelari menjelang finis. Dua bom itu berjarak sekitar 45 sampai 95 meter. Akibat ledakan, suasana lomba maraton terkenal ini langsung kacau. Peserta yang belum finis, dihentikan 1 kilometer sebelum akhir lomba. (Lihat juga: VIDEO Bom Meledak di Boston, #prayforboston)

    LA TIMES | WANTO

    Topik Terhangat:
    Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Baca juga
    EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

    Kasus Cebongan, Menhan Dianggap Tak Paham HAM

    Gayus Tambunan Beli Rumah Dekat Penjara Sukamiskin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.