Rusia Cekal Mantan Pejabat Era Bush

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin. AP/RIA Novosti, Alexei Nikolsky, Presidential Press Service

    Presiden Rusia Vladimir Putin. AP/RIA Novosti, Alexei Nikolsky, Presidential Press Service

    TEMPO.CO, Moskow - Rusia memberi sanksi dua orang mantan pejabat Bush, dua mantan komandan pusat penahanan Guantanamo, dan 14 orang Amerika lainnya sebagai pembalasan atas serangkaian tudingan pelanggaran hak asasi manusia.  Langkah ini sebagai balasan atas sanksi administrasi yang diberikan oleh pemerintahan Barack Obama pada sejumlah warga Rusia pada hari Jumat.

    Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, pihaknya terpaksa untuk menanggapi langkah AS itu. Ia memperingatkan bahwa langkah Washington sangat membahayakan hubungan AS-Rusia.

    Kremlin sebelumnya telah menyiapkan daftar lebih dari 100 pejabat Amerika sebelum pengumuman Jumat, menyatakan respons mereka proporsional dengan tindakan-tindakan yang diambil pemerintahan Obama.

    Para mantan pejabat termasuk dalam daftar itu adalah David Addington, mantan kepala staf Wakil Presiden (saat itu) Dick Cheney dan John Yoo, mantan pengacara Departemen Kehakiman yang menulis opini membenarkan kebijakan Bush terhadap interogasi tahanan.

    Rusia mengatakan 14 orang Amerika lainnya, yang meliputi hakim dan pejabat dari Drug Enforcement Agency, terlibat dalam kasus yang menyeret warga negara Rusia di luar negeri. Mereka termasuk orang-orang yang terlibat dalam penangkapan Viktor Bout, penjual senjata Rusia terkenal yang menjadi inspirasi untuk karakter Nicholas Cage dalam film  Lord of War. Rusia telah menegaskan bahwa Bout adalah seorang pengusaha yang tak bersalah.

    Langkah Rusia datang setelah pemerintahan Obama menjatuhkan sanksi pada 18 warga Rusia pada Jumat, ditambah dengan jumlah tak terhitung dalam lampiran rahasia, yang diistilahkan sebagai Magnitsky List. Daftar ini diinspirasi oleh kematian secara misterius pengacara whistle blower Sergei Magnitsky pada tahun 2009 setelah mengungkap penipuan besar-besaran dan disahkan menjadi undang-undang oleh Kongres pada bulan Desember. Hanya beberapa minggu kemudian Rusia meloloskan RUU pembalasan yang kontroversial tentang larangan adopsi bagi orang tua asal Amerika Serikat.

    AP | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.