Saudi Pasok 200 Juta Al-Quran ke Seluruh Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamaah membaca Alquran di Masjidil Haram selama bulan Ramadhan di Mekkah, Saudi Arabia (16/8). REUTERS/Fahad Shadeed

    Jamaah membaca Alquran di Masjidil Haram selama bulan Ramadhan di Mekkah, Saudi Arabia (16/8). REUTERS/Fahad Shadeed

    TEMPO.CO, Madinah - Tepat tiga dekade berdiri pada tahun ini, Al Mujamma Al Malikul Fahd Lithibaatil Mushafi Asy-syarif atau Percetakan Al-Quran Raja Fahd yang terletak di Madinah telah memasok lebih dari 200 juta Al-Quran ke seluruh dunia. "Al-Quran itu kami bagikan secara gratis," kata Abdullah bin Mahmud, juru bicara percetakan, di Madinah, Kamis, 11 April.

    Sebagai percetakan terbesar di dunia, Percetakan Raja Fahd telah mencetak kitab suci dengan terjemahan 44 bahasa, termasuk 23 bahasa di Asia, 10 bahasa di Eropa, dan 11 bahasa di Afrika. "Tahun ini kami mencetak sekitar 10 juta eksemplar," katanya.

    Indonesia mendapat wakaf Al-Quran dari Arab Saudi dua kali setiap tahun. Jumlahnya sekitar 10 ribu eksemplar setiap pengiriman. "Waktu pengiriman biasanya pada awal tahun dan pada Ramadan," kata Sheikh Dr Ibrahim Al Nughaimshi, Atase Agama Kedutaan Arab Saudi di Indonesia, lewat pesan pendek kemarin. Al-Quran-Al-Quran itu dibagikan dari Sabang sampai Papua.

    Percetakan Raja Fahd berdiri pada 1983 dan baru diresmikan pada 1985. Didirikan di atas lahan seluas 25 hektare, percetakan yang berada di bawah Kementerian Agama Kerajaan Arab Saudi ini dilengkapi dengan rumah untuk para karyawan, rumah sakit, toko, masjid, restoran, hingga perpustakaan.

    Abdullah menyebutkan, percetakan ini memiliki 1.600 karyawan, 70 persennya warga Saudi. Mereka mengimpor kertas berkualitas dari Italia. Mesin pencetak didatangkan dari Jerman. Seluruh proses produksi dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pemerintah Saudi.

    Yang menarik, Abdullah menceritakan, 400 karyawan mereka adalah para ulama, yang terdiri dari ahli khat (penulisan kaligrafi), penghafal Al-Quran, hingga ahli yang memeriksa kebenaran penulisan dan terjemahan. "Mereka harus memastikan tidak ada kesalahan sejak halaman pertama," kata Abdullah.

    Para ahli ini harus melakukan proses pemeriksaan yang berlapis. Proses lima tahap itu, antara lain, meliputi kebenaran setiap kata, keutuhan tanda baca, panjang-pendek huruf, hingga kecacatan fisik Al-Quran. "Salah sedikit saja, kami harus membakarnya," katanya.

    Proses pemeriksaan para ahli itu memakan waktu dua tahun. Pada setiap proses, mereka harus memberi stempel persetujuan. Persetujuan itu diberikan hingga proses penjilidan. Setelah itu, seluruh Al-Quran siap dikapalkan.

    YOS RIZAL (Madinah)

    Terpopuler
    Lagi, Cuit Anas di Twitter Sentil SBY

    Denny Sumargo Menangis di Hadapan DJ Verny

    Begini Cara Wildan Meretas Situs Presiden SBY

    Razia Ngangkang di Aceh, 35 Orang Terjaring

    Menolak Eksekusi, Susno Blak-blakan di YouTube

    LSI: Hanya Ada Tiga Capres Pada Pemilu 2014

    Rizal Ramli Diperiksa KPK Terkait BLBI

    Komnas HAM: Penyerang Cebongan 14 Orang

    Ini Hasil Undian Semifinal Liga Europa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.