Margaret Thatcher, Sang Ikon Kecantikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Margareth Thatcher saat diwawancarai Stina Lundberg Dabrowski.

    Margareth Thatcher saat diwawancarai Stina Lundberg Dabrowski.

    TEMPO.CO, London-Di luar tangan dingin, mimik tegas dan gaya busana formil, mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher adalah seorang ikon kecantikan. Hal itu terlihat dalam sebuah wawancara tahun 1979 oleh harian The Sun. "Tak masuk akal seorang wanita yang pintar tidak ingin terlihat cantik, tak ada hubungannya antara isi otak dan kecantikan. Sebab sebagian besar wanita jauh lebih cerdas ketimbang dari apa yang orang-orang kira."

    Kalimat tersebut menunjukkan bahwa Perdana Menteri yang menjabat selama 11 tahun ini juga memperhatikan penampilan. Dia menjaga ketat berat badannya. "Aku hanya makan sedikit, untuk sarapan aku tak makan apa-apa hanya kopi dengan campuran susu, terkadang aku makan coklat, tapi aku sulit untuk berhenti jika sudah mengunyahnya, maka lebih baik tidak memulai untuk mengkonsumsinya," kata dia

    Lalu soal kecantikan, Thatcher pun mengungkapkan sejumlah rahasianya. "Sejak remaja, aku sudah merawat kulit, aku tidak pernah memakai sabun dan air untuk membersihkan wajah. Seberapa telat dan seberapa lelahnya aku, aku selalu memakai pembersih dan penyegar untuk membersihkan riasan, dan tentunya pelembab yang baik," kata dia.

    Kepeduliannya terhadap tata rias bisa dilihat dari kotak kosmetik milik perempuan yang wafat pada 8 April 2013. Dia tak pernah menyimpan pencerah kuku, hanya ada satu buah gincu berwarna terang dan bedak tipis. "Thatcher memiliki bibir seperti Marilyn Monroe dan mata seperti Caliga," ujar mantan Presiden Prancis Francois Mitterland.

    Tapi untuk rambut, itu adalah sumber kecantikan Thatcher. Dalam sebuah survei yang digelar situs Fabriah.com, tatanan rambut Thatcher terpilih sebagai tatanan rambut paling berpengaruh kelima di dunia dalam 50 tahun terakhir.

    Soal Rambut, pada wawancara 1979 tersebut Thatcher berujar : "Saya sudah mewarnai rambut saya selama bertahun-tahun, rambut asli saya agak kecoklatan,". Disebutkan bahwa Thatcher acap menulis permintaan kepada Kedutaan Inggris di negara yang dikunjunginya untuk menyediakan seorang penata rambut lokal. Penata rambut tersebut akan bertugas untuk menggunakan roller Carmen untuk rambutnya selama perjalanan internasional.

    TELEGRAPH.CO.UK|DIANING SARI

    Topik terpopuler:
    Sprindik KPK
    | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Baca juga:

    Saat Thatcher Marah pada Presenter TV Swedia

    Mobil Rp 15 Miliar Ini Hangus dalam Hitungan Menit

    Remaja 17 Tahun Fasih 23 Bahasa

    Mencecap Kue Potongan Jempol dan Irisan Kuping


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?