Krisis Korea Dibicarakan di Pertemuan G-8

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat tempur F-16 mendarat di pangkalan militer Amerika di Osan, Korea Selatan, (2/4). Amerika Serikat menempatkan kapal perangnya yang dilengkapi rudal balistik di pantai Korea Selatan untuk menghadapi serangan Korea Utara.  REUTERS/Bae Jong-hyon/Yonhap

    Pesawat tempur F-16 mendarat di pangkalan militer Amerika di Osan, Korea Selatan, (2/4). Amerika Serikat menempatkan kapal perangnya yang dilengkapi rudal balistik di pantai Korea Selatan untuk menghadapi serangan Korea Utara. REUTERS/Bae Jong-hyon/Yonhap

    TEMPO.CO, London - Krisis di Semenanjung Korea mendapat perhatian tinggi dalam agenda pertemuan menteri-menteri luar negeri negara industri yang tergabung ke dalam G-8, di London, Kamis, 11 April 2013.

    Sejumlah koresponden media massa mengatakan Jepang yang hadir dalam pertemuan tersebut mencari dukungan dari para peserta dengan memberikan pernyataan dukungan kepada Korea (Selatan).

    Pada pekan-pekan sebelumnya, Korea Utara telah menyampaikan ancamannya untuk menyerang Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat, menyusul sanksi terbaru Dewan Keamanan PBB terhadap negeri komunis itu.

    Selain soal Korea, sejumlah menteri luar negeri akan berdebat dalam masalah krisis di Suriah setelah mereka bertemu dengan tokoh oposisi pada Rabu, 11 April 2013.

    Koresponden BBC, James Robbins, mengatakan para menteri sepakat bahwa kombinasi atas ancaman Korea Utara yang suka berperang dan persiapan uji coba misil merupakan provokasi yang sangat berbahaya.

    "Tidak ada perbedaan pendapat dengan Amerika Serikat mengenai Korea Utara," kata Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dalam sebuah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry di London, Rabu, 10 April 2013.

    Korea Selatan telah meningkatkan kewaspadaan keamanan setelah melihat ada indikasi Korea Utara sedang mempersiapkan uji coba misil. Pyongyang telah memindahkan dua misilnya di Musudan ke pesisir pantai timur. Misil balistik Korea Utara sanggup menjangkau sasaran berjarak 3.000 kilometer.

    Robbins, koresponden dilpomatik BBC, mengatakan hari Senin--bertepatan dengan tanggal kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il-sing--dipilih sebagai tanggal peluncuran (misil).

    BBC | CHOIRUL

    Topik terpopuler:

    Sprindik KPK
    | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Berita lainnya:
    Kronologi Penangkapan Penyidik Pajak Pargono

    Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong

    Pembalap Asep Hendro Pekerjakan Pemuda Garut

    Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube

    Buat Akun Twitter, SBY Belum Targetkan Follower


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.