Presiden SBY Surati Keluarga Margaret Thatcher

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Margareth Thatcher saat menunggu Ratu Elizabeth memberikan pidato dalam sebuah acara di Gedung Parlemen di House of Lords, London, Inggris, dalam foto tanggal 13 November 2002 ini. Thatcher meninggal dunia karena serangan stroke, kata juru bicara keluarga. REUTERS/Russell Boyce/Files

    Margareth Thatcher saat menunggu Ratu Elizabeth memberikan pidato dalam sebuah acara di Gedung Parlemen di House of Lords, London, Inggris, dalam foto tanggal 13 November 2002 ini. Thatcher meninggal dunia karena serangan stroke, kata juru bicara keluarga. REUTERS/Russell Boyce/Files

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengirim surat pernyataan belasungkawa secara pribadi kepada keluarga mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher. Ini adalah surat kedua mengenai meninggalnya Thatcher dari Indonesia yang sebelumnya dikirim Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

    "Sepengetahuan kami, telah dikirim hari ini," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah di Istana Merdeka, Selasa, 9 April 2013.

    Dalam surat pribadi presiden, menurut Faiz, tercatat beberapa hal yang dikenang dari peran Thatcher dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antara Inggris dan Indonesia. Meski demikian, ia memaparkan, surat tersebut pada dasarnya sama dengan surat Marty. "Intinya tidak banyak berbeda, hanya saja lebih bersifat personal dari presiden kepada keluarga," kata dia.

    Faiz menyatakan, surat dari Kementerian Luar Negeri lebih merupakan ungkapan belasungkawa dari pemerintah dan masyarakat Indonesia. Sedangkan surat pribadi presiden adalah ungkapan belasungkawa sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

    Pemerintah menyatakan belum berencana turut hadir dalam upacara atau acara pemakaman. Sampai saat ini pemerintah sudah cukup diwakilkan oleh duta besar di Inggris. "Kita lihat perkembangan, jika ada undangan khusus dari keluarga atau pemerintah Inggris nanti kita lihat lagi," kata Faiz.

    Thatcher meninggal pada usia 87 tahun karena penyakit stroke yang dideritanya selama 16 tahun terakhir. Ia pertama kali terkena stroke ringan pada 2001, dan mulai jarang aktif dan tampil ketika terkena stroke pada 2002.

    Pemilik nama asli Margaret Hilda Roberts ini menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris selama 11 tahun pada periode 1979 hingga 1990 atau tiga periode. Selama masa kepemimpinannya, wanita kelahiran 13 Oktober 1925 ini dikenal tegas dan tidak mudah kompromi sehingga mendapat julukan Iron Lady.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Topik terhangat:
    Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Berita lainnya:
    3 Fakta Kapolda DIY Kontak Pangdam Sebelum Insiden 
    SBY: SMS Saya ke Anas Tidak Dibalas 

    Kisah Penjaga Mayat yang Memandikan Nurdin M Top



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.