Ke Jerman, Putin Diprotes Perempuan Telanjang Dada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin. AP/Sergei Karpukhin, Pool

    Presiden Rusia Vladimir Putin. AP/Sergei Karpukhin, Pool

    TEMPO.CO, Berlin - Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan kerja ke Jerman. Di sana, Putin mendapat sambutan yang tak pernah ia duga. Penyambutan itu dilakukan sekelompok perempuan yang bertelanjang dada.

    "Mereka memprotes kebijakan Putin," tulis Mail Online, Selasa, 8 April 2013. "Menyoroti isu soal hak perempuan, kebebasan pers, dan kekerasan dalam rumah tangga."

    Para perempuan topless ini tak hanya berunjuk rasa dengan teriakan. Mereka juga mencoba mendorong dan menendang Putin, namun dihadang oleh ajudan sang Presiden. Sedangkan pada punggung dan perut para pemrotes, kata-kata hujatan tercat dengan warna hitam. "Ungkapan dictator dan partners in crime ditulis pada tubuh mereka."

    Putin sendiri terlihat tak terganggu dengan para perempuan muda yang bertelanjang dada itu. Wajahnya tetap tersenyum. Bahkan ia menyatakan menyukai tindakan mereka. "Kita harus berterima kasih kepada anak-anak muda itu," kata Putin. "Sebab, mereka membantu kita menjadi lebih populer."

    Protes tanpa baju ini dilakukan kelompok perempuan Femen. Mereka menggugat Putin atas penahanan kelompok band punk Pussy Riot beberapa bulan lalu. Femen sendiri berdiri pada 2008 lalu. Tujuannya untuk memprotes industri seks yang semakin menjamur di Ukraina. Ketika itu, mereka mengusung spanduk: "Ukraina bukan rumah bordil".

    Kini, Femen telah memiliki 150 ribu anggota di seluruh dunia. Kantor cabangnya sendiri ada di pelbagai bagian Eropa serta negara konservatif seperti Mesir.

    MAIL ONLINE | CORNILA

    Topik terhangat:

    Partai Demokrat
    | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Berita terpopuler lainnya:
    3 Fakta Kapolda DIY Kontak Pangdam Sebelum Insiden

    SBY: SMS Saya ke Anas Tidak Dibalas

    Kisah Penjaga Mayat yang Memandikan Nurdin M Top

    SBY Sudah Menduga Penyerang Cebongan Kopassus

    SBY: Kami Menyayangi Anas Urbaningrum

    Agustus, SBY Bakal Ganti Kapolri dan Panglima TNI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.