Seratusan Pengawal Ratu Elizabeth Kudisan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kate Middleton tersenyum lebar setelah mengalami insiden sepatunya tersangkut pada penutup saluran air  saat memperingati hari St. Patrick bersama prajurit dari Batalyon 1 Pengawal Irlandia di Barak Mons di Aldershot, Hampshire, Inggris (17/3). REUTERS/Toby Melville

    Kate Middleton tersenyum lebar setelah mengalami insiden sepatunya tersangkut pada penutup saluran air saat memperingati hari St. Patrick bersama prajurit dari Batalyon 1 Pengawal Irlandia di Barak Mons di Aldershot, Hampshire, Inggris (17/3). REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, London - Lebih dari 100 pengawal Kerajaan Inggris yang berjaga di Istana Windsor terjangkit penyakit kulit. Kudis, yang disebabkan oleh tungau kecil yang bertelur di bawah kulit dan menyebabkan rasa gatal parah, dilaporkan mulai menular setelah mereka kembali dari latihan militer di Jerman.

    Tadi malam, sumber kerajaan berkeras bahwa tidak ada tentara yang tertular akibat kontak langsung dengan keluarga kerajaan atau masyarakat.

    Pengawal kerajaan yang dikenal sebagai Coldstream Guard itu populer dengan seragam kebesaran berupa jas merah panjang dengan topi khasnya yang menjulang. Para penjaga ini berbaris dari Barak Victoria untuk melakukan penggantian tugas jaga, hal yang kerap menjadi atraksi wisata tersendiri di London.

    Sebuah investigasi yang dilakukan tim Departemen Pertahanan berfokus pada gerakan para pengawal pada minggu-minggu menjelang wabah. Sedangkan dipan dan pakaian yang selama ini mereka kenakan telah dicuci hama, dan mereka wajib mengenakan krim khusus anti-scabicide untuk mengurangi gangguan.

    Kudis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau parasit kecil yang bersembunyi di dalam kulit dan bertelur. Penyakit ini mudah ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak fisik. Tungau--dikenal sebagai sarciotes scabiei--biasanya menginfeksi tangan, alat kelamin, perut, kaki, dan pergelangan kaki. Penyebab tungau terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Tanda-tanda infeksinya meliputi rasa gatal dan ruam merah.

    Seorang pengawal mengatakan, saat latihan di Jerman, mereka harus berbaring di parit yang kotor. Ia menyatakan, bukan hanya 120 pengawal yang tertular, melainkan lebih dari 500 pengawal.

    "Semua ini cukup memalukan bagi kami. Tempat tidur telah dilucuti, loker pakaian dikosongkan, dan ruangan difumigasi. Selama bertahun-tahun di Divisi Pengawal, saya belum mendengar hal seperti ini," katanya.

    Kudis marak selama Perang Dunia I, tetapi telah berkurang sejak saat itu karena kebersihan pribadi dan kesehatan para prajurit. Meskipun penyakit ini dikabarkan juga menjangkiti sebuah penjara di Afganistan, tidak ada wabah besar yang melibatkan tentara Inggris di sana.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?