Karzai Bertemu Emir Qatar Bicarakan Taliban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hamid Karzai. REUTERS/Mohammad Ismail

    Hamid Karzai. REUTERS/Mohammad Ismail

    TEMPO.CO, Kabul - Presiden Afganistan Hamid Karzai bertemu Emir (pemimpin) Qatar untuk mendiskusikan rencana Taliban membuka kantor perwakilannya di negara-negara Teluk.

    Menurut kantor berita pemerintah QNA, Karzai juga mendiskusikan berbagai isu saling menguntungkan dengan Sheikh Hamad bin Khalifah Al Thani tanpa menjelaskan substansi pembicaraan kedua pemimpin. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Jaseem Al Thani.

    Karzai tiba di Qatar, Sabtu, 30 Maret 2013. Selain bertemu pemimpin Qatar, Karzai juga menemui warga Afganistan di sana dan para pejabat serta pengusaha Arab. Dalam rombongan Karzai, terdapat pula Menteri Luar Negeri Zalman Rassoui, Kepala Dewan Perdamaian Tinggi Salahuddin Rabbani, dan seorang penasehat presiden Rangin Dadfar Spanta.

    Hingga awal tahun ini Karzai sangat menentang pertemuan dengan Taliban di luar negeri. Namun, Amerika Serikat tetap berkeras agar utusan Taliban harus disertakan dalam perundingan satu meja sebagai persiapan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afganistan dalam waktu dua tahun.

    "Jika kita ingin membawa perdamaian abadi di Afganistan, maka harus ada perwakilan dari pemerintah, termasuk Dewan Perdamaian Tinggi yang beranggotakan seluruh etnis yang ada dan kelompok berlatar belakang politik berbeda," kata Aimal Faizi, juru bicara Karzai.

    Kabul berkali-kali menekankan bahwa pemerintah hanya bersedia berbicara jika para pejuang memutus tali ikatan dengan Al-Qaidah dan meghentikan kekerasan. Faizi menegaskan, jika jadi dibuka, kantor Taliban di Qatar harus diawasi dengan ketat.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Kasus Cebongan, Ketika Detektif Dunia Maya Beraksi 

    Kronologi Idjon Djambi Perlu Dikonfrontasikan

    Dua Kejanggalan dalam Kecelakaan Camry Maut 

    Sketsa Wajah Penyerang LP Cebongan Segera Disebar 

    Fitra Sebut Petinggi Polri Terima Rp 11,5 Miliar 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.