Pesawat Siluman AS Mengudara, Korut Siapkan Rudal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat angkatan Udara Amerika Serikat, Air Force B-2 Spirit stealth bomber. REUTERS/Sin Young-keun/Yonhap

    Pesawat angkatan Udara Amerika Serikat, Air Force B-2 Spirit stealth bomber. REUTERS/Sin Young-keun/Yonhap

    TEMPO.CO, Seoul - Korea Utara menempatkan unit roketnya dalam posisi siaga pada hari Jumat setelah Amerika Serikat menerbangkan dua pesawat siluman berkemampuan nuklir. Negara ini mengarahkan rudal untuk menyerang pangkalan militer AS di Korea Selatan dan Pasifik.

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengadakan pertemuan hingga tengah malam dengan para petinggi militer negara itu. Kantor berita resmi KNCA menyatakan pertemuan itu menilai bahwa "waktunya telah datang untuk menyelesaikan persoalan dengan imperialis AS dengan menanggapinya".

    Pada hari Kamis, AS menerbangkan dua pesawat siluman B-2 Spirit menuju Korea Selatan, demi menanggapi serangkaian ancaman Korea Utara. Pesawat ini terbang dan kembali lagi, dalam apa yang tampaknya menjadi latihan pertama dari jenis pesawat canggih itu. Analis menyatakan langkah itu dilakukan untuk menyampaikan pesan pada Korut bahwa AS dalam presisi menyerang "dengan cepat dan akan".

    Langkah AS ini direspons cepat Jong-un. "Dia akhirnya menandatangani rencana persiapan teknis roket strategis KPA, memerintahkannya untuk disiagakan sehingga bisa menyerang kapan saja daratan AS, pangkalan militernya di di Pasifik, termasuk Hawaii dan Guam, dan orang-orang di Korea selatan," tulis KCNA.

    Korut memiliki rudal Scud yang dapat menghantam Korea Selatan, tapi jangkauan rudal  itu belum teruji. Penilaian independen dari kemampuan rudalnya itu memiliki kapasitas teoritis untuk memukul pangkalan militer AS di Jepang dan Guam.

    Militer AS mengatakan bahwa pesawat tempur B-2 terbang lebih dari 6.500 mil untuk menggelar serangan percobaan dalam bagian latihan perang dengan Korea Selatan.

    Pesawat ini  menjatuhkan amunisi di Korea Selatan dan kemudian kembali lagi ke AS. Latihan itu menandai untuk pertama kalinya B-2 terbang pulang-pergi dari daratan AS ke Korea Selatan dan menjatuhkan amunisi, kata juru bicara Pentagon.

    REUTERS | TRIP B



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.