Korsel dan Amerika Teken Kerja Sama Militer Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Korea Selatan yang baru, Park Geun-hye memberikan hormat kepada para tentara dalam acara inaugurasinya di parlemen di Seoul, Senin (25/2). Park yang menjadi presiden perempuan pertama di Korea Selatan merupakan putri dari mantan diktator militer Park Chung-hee yang berkuasa pada tahun 1961 dan berkuasa selama 18 tahun. REUTERS/Lee Jae-Won

    Presiden Korea Selatan yang baru, Park Geun-hye memberikan hormat kepada para tentara dalam acara inaugurasinya di parlemen di Seoul, Senin (25/2). Park yang menjadi presiden perempuan pertama di Korea Selatan merupakan putri dari mantan diktator militer Park Chung-hee yang berkuasa pada tahun 1961 dan berkuasa selama 18 tahun. REUTERS/Lee Jae-Won

    TEMPO.CO, Seoul - Korea Selatan dan Amerika Serikat menandatangani perjanjian kerja sama militer baru untuk meningkatkan komunike bersama dalam menghadapi serangan Korea Utara di masa mendatang.

    Penandatanganan yang berlangsung pada Senin, 25 Maret 2013 ini ditujukan untuk menghadapi ancaman serangan militer Korea Utara yang baru-baru ini mendapatkan sanksi baru dari PBB setelah melakukan uji coba nuklir.

    Kepala Staf Gabungann Seoul mengatakan kerja sama itu dirancang untuk membalas serangan Korea Utara di masa mendatang, tetapi alasan detail lainnya tidak dijelaskan.

    Kerja sama kedua negara, Korea Selatan dan Amerika Serikat, mulai dirancang setelah Pyongyang menggempur kepulauan Korea Selatan pada 2010 lalu dan menyebabkan empat orang tewas. Pada tahun itu juga, kapal perang Korea Selatan dirudal hingga nyungsep ke laut, menyebabkan 46 personel angkatan lautnya tewas. Korea Selatan menuduh aksi itu dilakukan oleh Korea Utara dengan menembakkan torpedo, namun tuduhan tersebut ditolak Pyongyang.

    Koresponden BBC di Seoul, Lucy Williamson, melaporkan, dengan adanya perjanjian militer terbaru ini, Korea Selatan bisa dengan segera meminta bantuan Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman negeri tetangganya, seperti misalnya serangan di kawasan terpencil kepulauan Korea Selatan.

    "Kedua negara bersepakat dapat bersama-sama merespons setiap provokasi dari Utara yang dipimpin oleh Selatan dengan dukungan Amerika Serikat," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Kim Min-seok, Senin, 25 Maret 2013. Dia menambahkan, "Perjanjian ini efektif guna mencegah Utara memprovokasi kami."

    Provokasi itu, menurut Kim, kepada kantor berita Agence-France Presse, misalnya penyusupan di daerah perbatasan dan penerbangan rendah jet tempur, serta serangan terhadap kepulauan di perbatasan. Saat ini, Amerika Serikat menempatkan 28.500 pasukan di Korea Selatan.

    AL JAZEERA | BBC | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Penyerbuan LP Cebongan Bermula dari Saling Pandang

    Operasi Buntut Kuda Penjara Cebongan Sleman

    Lihat Teman Satu Sel Didor, Napi Cebongan Trauma

    Ini Kronologi Penyerbuan Cebongan Versi Kontras

    Tak Ada Kudeta, Hanya Pembagian Sembako


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.