Tornado Tewaskan 20 Warga Bangladesh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk Pulau Bhola, Bangladesh, melewati kawasan yang terendam bajir akibat badai tropis pada 3 November 1970. Diperkirakan 200.000 sampai 500.000 orang tewas, dan 100.000 orang hilang akibat badai tersebut. asianhistory.about.com

    Penduduk Pulau Bhola, Bangladesh, melewati kawasan yang terendam bajir akibat badai tropis pada 3 November 1970. Diperkirakan 200.000 sampai 500.000 orang tewas, dan 100.000 orang hilang akibat badai tersebut. asianhistory.about.com

    TEMPO.CO, Dhaka — Angin tornado mengamuk selama 15 menit di Kota Brahmanbaria, 100 kilometer arah tenggara di ibu kota Bangladesh, Dhaka, Jumat malam waktu setempat. Akibat musibah ini, Gubernur Noor Mohammad Majumder mengatakan, sedikitnya 20 warga tewas dan 300 orang lainnya terluka.

    Sekitar 500 bangunan dilaporkan rusak parah. Selain itu, angin puting beliung ini merobohkan puluhan rumah di lokasi tersebut. Tim penyelamat yang berusaha mengevakuasi korban mengalami kesulitan saat hendak memasuki kota karena terhalang pohon-pohon tumbang di jalan.

    “Musibah ini menghancurkan segalanya. Tidak ada yang tersisa,” kata Muhammad Nizam, warga desa, kepada Reuters. “Kami tiba-tiba bergulingan di lumpur dalam hitungan menit.”

    Salah satu lokasi yang mengalami kerusakan parah adalah Penjara Brahmanbaria. Meski para tahanan selamat dari amukan angin puting beliung, musibah ini merenggut nyawa seorang sipir penjara.

    REUTERS | AP | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.