42 Orang Tewas di Masjid, Termasuk Ulama Sunni  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Umayyad, Damaskus, Suriah. chinanetstory.com

    Masjid Umayyad, Damaskus, Suriah. chinanetstory.com

    TEMPO.CO, Damaskus - Ulama Sunni pro-pemerintah tewas dalam aksi bom bunuh diri di ibu kota Suriah, Damaskus. Pelaku meledakkan dirinya di sisi dalam masjid.

    Dr Mohammed Saeed Ramadan al-Bouti selama ini dikenal sebagai pendukung Presiden Bashar al-Assad dan imam masjid bersejarah Ummayah di Damaskus. Dia tewas terkena ledakan bom di dalam Masjid Iman yang terletak di Distrik Mezzeh Tengah.

    "Jumlah korban mati syahid mencapai 42 orang dan 84 lainnya cidera," demikian bunyi siaran televisi mengutip keterangan Kementerian Kesehatan negara.

    TV Suriah mengatakan, di antara korban tewas terdapat seorang cucu Bouti. Dalam siaran televisi tampak gambar sejumlah orang cedera dan mayat bergelimpangan, serta darah berceceran di lantai masjid. Beberapa ambulans mondar-mandir mengangkut para korban, sedangkan anggota militer menutup lokasi kejadian.

    Presiden kelompok oposisi dari Koalisi Nasional, Ahmed Moaz al-Khatib, mengutuk aksi bom diri tersebut. Dia menduga rezim berada di balik insiden mematikan itu. "Ini sebuah kejahatan yang harus benar-benar ditolak," katanya kepada kantor berita AFP di Kairo melalui saluran telepon.

    Kematian Bouti merupakan pukulan besar bagi para pemimpin Suriah yang diperangi, terutama bagi kelompok Sunni. Ulama yang dipercaya berusia 90-an tahun itu merupakan pendukung vokal bagi rezim sejak ayahnya berkuasa, almarhum Presiden Haferz Assad. Beberapa bulan terakkhir ini, TV Suriah menampilkan Bouti dalam sebuah acara life setiap pekan. Dia juga secara rutin menjadi host acara keagamaan di program televisi.

    Rula Amin dari Al Jazeera melaporkan dari Beirut, ibu kota Libanon, mengatakan, "Yang kami ketahui dalam beberapa tahun ini, beliau (Bouti) merupakan ulama utama yang menentang gerakan Ikhwanul Muslimin demi kepentingan rezim sehingga kematiannya merupakan sebuah kehilangan bagi rezim Suriah."

    AL JAZEERA | CHOIRUL  

    Berita terpopuler lainnya:
    Mengapa Ibas Laporkan Yulianis ke Polisi

    Enam Pernyataan Soal Ibas dan Yulianis

    Ibas Siap Diperiksa, Ini Jawaban KPK

    Daftar Pasal Kontroversial di Rancangan KUHP

    Rahasia Model Brasil Langsing Usai Melahirkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.