Sesal Pria yang Tato Wajahnya dengan Situs Porno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hosgator Dotcom alias Billy Gibby

    Hosgator Dotcom alias Billy Gibby

    TEMPO.CO, Anchorage - Sebelum secara hukum mengganti namanya menjadi "Hostgator Dotcom", Billy Gibby menjadikan dirinya "Billy si Billboard", merujuk pada tato di sekujur tubuhnya. Khusus di wajahnya, ia menyediakannya untuk iklan situs pornografi. Untuk satu iklan, ia menerima bayaran US$ 75 sampai US$ 1.000.

    Namun kini, ia mengaku benar-benar menyesal. Ia menyatakan risih dan ingin segera menghapusnya. Gibby mengatakan kepada Anchorage Press bahwa ia menderita gangguan bipolar yang tidak diobati ketika ia membuat keputusan untuk mentato wajahnya. Keputusannya untuk melakukan tindakan nekat itu didorong oleh ketakutan terbesarnya pada saat itu, yaitu tidak mampu membayar sewa apartemen dan menghidupi tujuh anggota keluarganya.

    Sekarang setelah ia dinyatakan sembuh dari gangguan bipolar, Gibby menyesal. Ia berharap untuk menghapus 20 tato yang menutupi wajahnya.

    Namun, ia terkendala biaya untuk membayar operasi laser. Ia membutuhkan pekerjaan yang lebih baik untuk mengumpulkan uang. Namun, tato di wajahnya jadi kendala juga untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

    Maka tak ada cara lain, ia melelang bagian tubuhnya yang masih kosong untuk iklan baru, tentu yang bukan dari situs porno. "Aku memiliki 'ruang kosong' di lengan, tangan, dada, dan kaki," kata Gibby pada Huffington Post. Uang yang terkumpul, akan digunakannya untuk operasi laser menghapus tato di wajahnya.

    SALON | TRIP B

    Berita Lain:
    Vierratale Siap Sambut Penggemar Baru
    Vierra Berganti Nama 
    Glenn: Bakat Instan Akan Berumur Pendek
    Jupe Mengajar Bahasa Inggris dan Prancis di Bui


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.