Thein Sein, Presiden Myanmar Pertama ke Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Myanmar Thein Sein. REUTERS/Vesa Moilanen/Lehtikuva

    Presiden Myanmar Thein Sein. REUTERS/Vesa Moilanen/Lehtikuva

    TEMPO.CO, Sydney - Australia mengumumkan peningkatan bantuan bilateral untuk Myanmar pada momentum kedatangan Presiden Myanmar Thein Sein ke Canberra, Senin, 18 Maret 2013. Sein adalah kepala negara pertama Myanmar yang mengunjungi Canberra sejak 1974.

    Perdana Menteri Australia Julia Gillard menegaskan bahwa pemerintahannya mendukung sepenuhnya reformasi yang akan memasuki tahun kedua di Myanmar, setelah kepemimpinan rezim militer Jenderal Than Shwe diambil alih oleh kekuatan sipil.

    Julia Gillard menjelaskan, Australia akan menyiapkan dana sebesar US$ 20,7 juta (Rp 200 miliar) untuk Myanmar. Fulus sebesar itu akan diberikan dalam tempo dua tahun untuk memperkuat lembaga demokrasi, kampanye hak asasi manusia, peningkatan ekonomi, dan peran hukum di sana. Selain itu, Australia juga mencabut pembatasan kerja sama militer kedua negara.

    "Sebagai tetangga dekat, Australia akan memperoleh keuntungan dari Myanmar yang lebih terbuka dan makmur," kata Gillard. Dia melanjutkan, "Pemerintahannya juga mengapresiasi kepemimpinan Presiden Thein Sein yang sedang mengendalikan reformasi."

    Menanggapi sambutan hangat rekannya, Sein mengatakan bahwa dia sangat bangga menjadi kepala negara pertama Myanmar yang mengunjungi Negeri Kanguru sejak 1974.

    "Saya tahu bahwa Australia dan Mynamar diuntungkan dengan persahabatan yang baik karena hal ini bakal disusul dengan hubungan yang saling menguntungkan di antara kedua bangsa," katanya.

    Namun demikian, sambutan hangat pemerintah Australia terhadap kepala negara Myanmar mendapatkan kritik pedas dari LSM Burma Campaign Australia. Menurut mereka, kedekatan Canberra dapat merusak kemampuan Australia menekan Myanmar untuk mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia yang diduga masih terjadi di sana.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Dilarang Tanding Seumur Hidup karena Salut Nazi

    La Nyalla Jadi Wakil Ketua Umum PSSI

    Polisi Tangkap Dua Perusak Kantor Tempo

    Populer di Survei Cawapres, Ini Kata Jokowi

    Kenapa Jokowi Unggul di Bursa Pencalonan Wapres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?