Cina Bujuk Vatikan Putuskan Hubungan dengan Taiwan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Francis I memberkati umat Katolik yang berkumpul di lapangan St. Peter's Basilica, Vatikan, (14/3). Paus juga mengajak hadirin untuk berdoa bagi Paus Benedictus yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan. AP/Dmitry Lovetsky

    Paus Francis I memberkati umat Katolik yang berkumpul di lapangan St. Peter's Basilica, Vatikan, (14/3). Paus juga mengajak hadirin untuk berdoa bagi Paus Benedictus yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan. AP/Dmitry Lovetsky

    TEMPO.CO, Beijing —Terpilihnya Jorge Mario Bergoglio sebagai pemimpin Gereja Katolik dengan gelar Paus Fransiskus I membawa harapan baru bagi dunia. Salah satu pihak yang sangat berharap pada Paus Fransiskus I adalah Cina.

    Pada Kamis, 14 Maret 2013, sehari setelah terpilihnya pemimpin Tahta Suci Vatikan, Cina mengungkapkan keinginannya untuk mempererat hubungan dengan Gereja Katolik. Namun, pemerintah Cina memberi satu syarat, yakni Vatikan harus memutuskan hubungan dengan Taiwan.

    “Kami sangat tulus ingin meningkatkan hubungan,” kata Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, seusai mengucapkan selamat atas terpilihnya Paus Fransiskus I. “Namun, putuskan dulu hubungan dengan Taiwan,” kata dia merujuk pada wilayah yang dianggap masih menjadi bagian Cina.

    Hua Chunying mengatakan Cina berharap di bawah kepemimpinan paus baru, Gereja Katolik bersedia bekerja sama untuk memperbaiki hubungan yang sempat menegang. “Kami juga meminta agar Vatikan tidak mencampuri urusan dalam negeri kami, terutama terkait isu agama,” ia menambahkan.

    Saat masih menjabat, Paus Benediktus XVI pernah meminta Cina-Taiwan memperbaiki hubungan. Vatikan sempat bersuara keras atas tekanan pemerintah Cina terhadap warga Katolik di negeri itu. Pemicunya adalah penahanan Kardinal Cina, Thaddeus Ma Daqin, yang dipilih oleh Vatikan. Daqin berada dalam tahanan rumah di Biara Sheshan, di Shangha sejak Juli lalu.

    Daqin ditahan karena menyatakan keluar dari Asosiasi Patriotik Cina—organisasi bentukan pemerintah. Cina kemudian menunjuk Joseph Yue Fusheng, sebagai pengganti Daqin. Namun, hingga kini Vatikan tidak mengakui keberadaan Fusheng yang belum mendapar restu Paus.

    Umat Katolik Cina yang berjumlah 8-12 juta orang kini terpecah akibat kondisi politik dalam negeri. Meski mengakui keyakinan beragama, tapi rezim pemerintahan Cina yang ateis kerap mempersulit ibadah umat beragama, termasuk Katolik.

    REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI

    Berita Terpopuler tentang Paus Fransiskus:
    Siapa Jorge Bergoglio, Sri Paus yang Baru?

    Jorge Mario Bergoglio Terpilih Sebagai Paus Baru

    Paus Baru Terbang ke Roma dengan Tiket Ekonomi 

    Alasan Jorge Bergoglio Pakai Nama Paus Francis

    Dari Afganistan, Scola Dijagokan sebagai Paus Baru

    Paus Francis Menelepon Benedictus Usai Terpilih

    Bergoglio Menjadi Paus, Argentina Bersukacita
    Asap Putih Mengepul, Paus Baru Terpilih


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?