Asap Putih Mengepul, Paus Baru Terpilih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap keluar keluar dari cerobong di atap Sistine Chapel, di di Vatican, (13/3). Asap putih dan lonceng yang berbunyi di St. Peter's Basilica merupakan pertanda Paus baru telah terpilih. REUTERS/Tony Gentile

    Asap keluar keluar dari cerobong di atap Sistine Chapel, di di Vatican, (13/3). Asap putih dan lonceng yang berbunyi di St. Peter's Basilica merupakan pertanda Paus baru telah terpilih. REUTERS/Tony Gentile

    TEMPO.CO, VATIKAN-- Asap putih akhirnya mengepul dari cerobong asap Kapel Sistine pada Kamis 14 Maret 2013 pukul 01.10 WIB atau 18.10 waktu Roma.  Ini menunjukkan bahwa para kardinal telah berhasil memilih paus baru yang akan menggantikan Benediktus XVI sebagai pemimpin dari umat Katolik.

    Seperti dilansir CNN, juga tayangan video  langsung The Telegraph dari Vatikan langsung, asap itu disambut tepuk tangan dan teriakan ribuan umat Katolik berkumpul di Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan.  Mereka bersorak sebab asap putih dari cerobong Kapel Sistine itu artinya konklaf sukses memilih Paus menggantikan Benediktus XVI. Disitu, 115 kardinal mengadakan sidang rahasia atau konklaf.

    Sekitar 1.500 orang yang memadati Basilika Santo Petrus menyaksikan prosesi ini. Selain tepuk tangan dan sorak sorai, lonceng -lonceng di Basilika Santo Petrus didentangkan untuk menyambut asap putih itu.

    Ribuan orang meneriakkan "Habemus Papam!" ("Kami Memiliki Paus!") saat mereka menunggu dengan melambaikan bendera dari seluruh dunia.

    Nama paus baru akan diumumkan di hadapan umat, setelah prosesi di Kapel sistine selesai. Pengumuman siapa sosok Paus akan dilakukan  oleh Kardinal Jean Louis Pierre Tauran di Balkon basilika.

    Pemilihan paus baru untuk menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri bulan lalu dimulai Selasa lalu. Sumber di Vatikan menyatakan para kardinal akan melakukan pemungutan suara rahasia, atau dikenal juga sebagai konklaf, pada Selasa.

    Benedictus mengundurkan diri karena alasan kesehatan setelah delapan tahun menjabat. Ia menjadi paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun. Dalam konklaf, para kardinal akan memilih paus baru hingga mencapai suara mayoritas dua pertiga.

    WDA | CNN | TELEGRAPH

    Berita terkait
    Dari Afganistan, Scola Dijagokan sebagai Paus Baru
    Kapel Sistine Ditutup Jelang Konklaf 
    Paus Beri Pemberkatan Terakhir Sebelum Mundur 
    Paus: Berdoalah bagiku, Berdoalah untuk Paus Baru  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.