Satu Pelaku Pemerkosaan di New Delhi Gantung Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ram Singh (berkemeja putih).

    Ram Singh (berkemeja putih).

    TEMPO.CO, New Delhi: Satu orang tersangka kasus pemerkosaan ditemukan tewas di dalam sel di  penjara Tihar, New Delhi. Tersangka bernama Ram Singh itu mengakhiri hidupnya menggunakan seutas tali. Dia melilitkan tali pada leher dan menggantung tubuhnya.

    Ram Singh adalah satu dari enam tersangka dalam  kasus pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran di New Dehli. Dia berperan sebagai orang yang mengemudikan bus.  Sudah  tiga bulan dia mendekam di dalam sel.

    Mahasiswi yang menjadi korban itu baru berusia 23 tahun. Korban   meninggal saat dalam perawatan di Singapura. Pemerkosaan yang terjadi pada akhir tahun lalu itu memicu protes publik yang berujung pada kekerasan di India, yang menewaskan seorang petugas polisi.

    Korban pemerkosaan, kata kepala rumah sakit Mount Elizabeth Singapura, Kelvin Loh, berada dalam kondisi kritis yang ekstrem sejak tiba di rumah sakitnya. "Dia menderita sejumlah kegagalan organ, menyusul cedera serius di tubuh dan kepalanya. Dia bertahan untuk hidup cukup lama melawan penderitaan, tetapi trauma yang dialami tubuhnya sangat parah," katanya.

    Sebuah tim yang terdiri dari delapan spesialis telah mencoba membuat kondisi pasien stabil, tetapi kondisinya terus memburuk setelah dua hari tiba di rumah sakit Mount Elizabeth, tambah dia.

    Perdana Menteri India Manmohan Singh mengatakan dia "sangat sedih" atas peristiwa itu dan berjanji untuk menyalurkan "emosi dan energi" ke dalam aksi yang nyata. "Pemerintah tengah menguji aturan hukum yang ada untuk kejahatan secaman ini dan kebijakan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan bagi perempuan," katanya.

    Enam orang pria telah ditahan dan dua orang petugas polisi dibebastugaskan terkait kasus ini.

    REUTERS | BBC | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.