Kapel Sistine Ditutup Jelang Konklaf  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa memenuhi lapangan Santo Pete di Vatikan, untuk memberikan ucapan perpisahan kepada Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri sebagai Paus secara resmi (27/2). REUTERS/Stefano Rellandini

    Massa memenuhi lapangan Santo Pete di Vatikan, untuk memberikan ucapan perpisahan kepada Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri sebagai Paus secara resmi (27/2). REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, KOTA VATIKAN—Vatikan mulai menutup Kapel Sistine, Selasa, 5 Maret 2013, menjelang konklaf untuk memilih paus baru pengganti Benediktus XVI. Wisatawan ataupun peziarah tidak bisa lagi menyaksikan patung-patung dan hiasan buatan seniman legendaris Michelangelo di dalam kapel itu. 

    Kapel itu akan dibuka kembali setelah pemimpin tertinggi Gereja Katolik terpilih. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan konklaf akan digelar.

    Konstitusi Apolistik mengatur para kardinal untuk memilih paus baru di dalam kapel tersebut. Pemilihan itu bersifat rahasia, sehingga kapel tersebut harus ditutup bagi umum selama konklaf.

    Sebanyak 118 kardinal yang berusia di bawah 80 tahun akan memilih paus baru dengan sumpah kerahasiaan. Umat Katolik berharap paus baru akan terpilih sebelum perayaan Paskah, yang jatuh pada 31 Maret mendatang. 

    Sebuah tungku khusus akan dipasang di dalam kapel untuk membakar kertas berisi nama paus pilihan para kardinal. Jika asap berwarna putih, paus baru telah terpilih. Namun jika asap berwarna hitam, kardinal masih belum memperoleh kata sepakat. 

    L ASIAONE | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.