Kota Ini Dinyatakan Bangkrut oleh Warganya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan kota Drvar di Bosnia-Herzegovina. wikimedia.org

    Pemandangan kota Drvar di Bosnia-Herzegovina. wikimedia.org

    TEMPO.CO, Bosnia - Jika kota sedang sekarat, apakah juga perlu disiapkan pemakaman yang layak? Demikian ide awal yang mengemuka. Bergotong-royong, warga Kota Drvar di Bosnia-Herzegovina kemudian menyiapkan acara "pemakaman" kota mereka.

    Dengan lilin, pidato, dan obituari, mereka melakukan aksi massa yang dimaksudkan untuk mewujudkan keprihatinan atas kondisi kota mereka. Di dinding-dinding kota, poster bertulisan "Kota Drvar 1883-2013" ditempelkan, yang merujuk pada 2013 sebagai tahun "kematian" kota itu.

    Dua bulan lalu, perusahaan terakhir di Drvar ditutup. Akibatnya, tingkat pengangguran kota meroket hingga 80 persen--dua kali lipat dari angka pengangguran rata-rata di Bosnia.

    Perang Bosnia pada 1992-1995 tidak menghancurkan Drvar. Justru krisis keuangan global dan pertengkaran antaretnis Bosnia-lah yang mendorong kota ini semakin terpuruk secara ekonomi. Mereka yang bekerja, gajinya hanya bisa untuk menopang separuh saja kebutuhan mereka.

    Hingga hari ini, belum ada reaksi dari pemerintah mengenai aksi itu.

    AP | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.