Perenang Selandia Baru Tewas Diserang Ikan Hiu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjaga pantai dan polisi berusaha menyelamatkan perenang yang diserang hiu di Pantai Muriwai, Selandia Baru. news.com.au

    Penjaga pantai dan polisi berusaha menyelamatkan perenang yang diserang hiu di Pantai Muriwai, Selandia Baru. news.com.au

    TEMPO.CO, Auckland – Seorang perenang Selandia Baru tewas diserang ikan hiu putih di Pantai Muriwai, 25 mil barat laut Auckland, Rabu, 27 Februari 2013. Ikan sepanjang empat meter itu ditembaki polisi dari atas helikopter dan kapal penjaga pantai.

    “Kami melihat sirip ikan hiu dan menit berikutnya, boom, dia menyerang. Darah di mana-mana,” kata saksi, Pio Mosie, seperti dikutip Stuff.co.nz. “Mereka menembaki ikan hiu itu enam atau tujuh kali, tidak tahu apakah ikan itu mati atau tidak,” ia menambahkan.

    Ketua sukarelawan penjaga pantai mengkonfirmasi melihat satu atau dua ekor ikan hiu, tapi tidak seekor pun yang terlihat sejak jenazah korban diangkat dari laut.

    Serangan ikan hiu jarang terjadi di Selandia Baru, yang populer bagi kalangan penggemar pantai dan olahraga air pada musim panas. Lebih dari 60 jenis ikan hiu diketahui pernah terlihat di perairan negara itu.

    Empat belas serangan fatal terjadi sejak tercatat tahun 1837. Sedangkan yang tidak mengakibatkan korban jiwa sekitar dua kali setiap tahun.

    Serangan mematikan terakhir kali terjadi pada tahun 2009, ketika seorang atlet kayak diserang ikan hiu putih dekat Semenanjung Coromandel. Tidak jelas apakah korban meninggal karena tenggelam ataukah akibat serangan.

    Menurut catatan serangan ikan hiu internasional, 11 serangan fatal terjadi tahun lalu, antara lain, tiga di Australia dan Afrika Selatan. Jumlah tersebut naik tiga kali lipat dibandingkan tahun 2001.

    THE GUARDIAN | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.