Oposisi Suriah Batal Boikot Pertemuan Roma  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi ledakan di Damaskus, Suriah (21/2). REUTERS/Sana

    Lokasi ledakan di Damaskus, Suriah (21/2). REUTERS/Sana

    TEMPO.CO, Damaskus - Kelompok oposisi Suriah menyatakan bahwa mereka tidak jadi memboikot pertemuan di Roma, Italia. Pertemuan itu semula didesain guna memberikan dukungan politik dan ekonomi untuk kelompok oposisi Suriah.

    Pembatalan ini disampaikan Walid al-Bunni, juru bicara Koalisi Nasional Suriah, Senin, 25 Februari 2013. Sikap oposisi melunak setelah pemimpin koalisi, Mouaz al-Khatib, berbicara panjang dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.

    Dalam pembicaraan itu, Kerry mengatakan, "Saya ingin sahabat-sahabat kami di Koalisi Nasional Suriah mengetahui bahwa kami datang ke Roma tak sekadar untuk ngobrol, melainkan ingin sebuah keputusan untuk langkah ke depan."

    Keterangan itu dikatakan Kerry seusai berbicara dengan rekannya, Menteri Luar Negeri Inggris William Hague di London.

    Berbicara melalui laman Facebook, Khatib menulis, kelompoknya akan mengikuti pertemuan di Roma setelah Kerry dan Hague berjanji, "Negaranya akan memberikan bantuan guna mengurangi penderitaan rakyat kami."

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Daftar Kenekatan Agus Martowardojo

    Julia Perez Resmi Dinyatakan Buron

    Beda Soeharto dan SBY Soal Cara Urus Partai

    Mantan Auditor Bank Century Temui Anas

    Raffi Ahmad Dilaporkan Orang Ini ke BNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.