Ada 'Gangnam Style' di Pelantikan Presiden Korsel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapper Korea Selatan, PSY, tampil bersama para penari sebelum inaugurasi Presiden Park Geun-hye di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (25/2). Park yang menjadi presiden perempuan pertama di Korea Selatan memiliki tugas pertama untuk merespon tes nuklir Korea Utara dua minggu yang lalu. AP/Lee Jin-man

    Rapper Korea Selatan, PSY, tampil bersama para penari sebelum inaugurasi Presiden Park Geun-hye di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Senin (25/2). Park yang menjadi presiden perempuan pertama di Korea Selatan memiliki tugas pertama untuk merespon tes nuklir Korea Utara dua minggu yang lalu. AP/Lee Jin-man

    TEMPO.CO, Seoul - Di Indonesia, pelantikan presiden diadakan secara resmi dan penuh protokoler di kompleks parlemen Senayan. Tapi, di Seoul, Korea Selatan, rakyat turun langsung menyaksikan pelantikan di plaza Majelis Nasional Korea Selatan. Mini konser pun digelar panitia sebelum acara pelantikan, mulai sekitar pukul 9 waktu setempat.

    Bagi sekitar 60 ribu masyarakat awam, menonton pertunjukan musik, tari, dan lawakan aneka jenis sudah merupakan makanan sehari-hari. Walau puluhan penyanyi dan penari menghibur masyarakat, antusiasme warga tak terlalu tampak, apalagi sampai berdiri dari kursi plastiknya dan turut bernyanyi.

    Kemeriahan proses inagurasi baru terasa ketika artis asal Korea yang sedang populer di belantika musik internasional, Psy, memasuki panggung sekitar pukul 10.45, 15 menit sebelum pelantikan dimulai.

    Lagu pertama yang dibawakan rapper bernama asli Park Jae-sang itu tampaknya belum memanaskan antusiasme penonton. Baru beberapa yang tampak turut bersenandung mengiringi tarian dan suara Psy.

    Keramaian baru terjadi ketika latar musik bergerak ke lagu yang sudah familiar di telinga para penikmat musik, Gangnam Style. Satu per satu warga mulai beranjak dari kursinya. Baik tua maupun muda tampak terhipnotis dan kompak asyik bernyanyi, bahkan berjoget heboh.

    Beberapa anak muda tampak tak segan menggoyangkan badan mengikuti gerakan menyerupai naik kuda tersebut. Meskipun beberapa orang tampak kerepotan menari dengan baju tebal untuk menahan dingin.

    Kehebohan tak hanya melanda anak muda, para ahjumma dan ahjussi (kaum paruh baya di atas usia 40 tahun) juga asyik menyanyi, menggoyangkan tangan, dan berfoto. Tak jarang teriakan bermunculan dari berbagai sudut ketika pandangan mereka terhalang. Setiap orang saling berebut menyaksikan pertunjukan Psy.

    Begitu Psy selesai bernyanyi dan menyatakan "kamsa hamida" (terima kasih), antusiasme warga pun beralih melihat prosesi kedatangan Presiden Park Geun-hye ke plaza Majelis Nasional. Bahkan beberapa kaum paruh baya terlihat nyaris menitikkan air mata bahagia menyambut kedatangan Geun-hye.

    Lautan massa yang mulanya heboh menonton Psy pun mengikuti prosesi pelantikan dengan khidmat. Mereka juga berdiri saat memberikan penghormatan pada bendera dan lagu kebangsaan Korea Selatan Ek Guk Ga, mengheningkan cipta, dan pengucapan sumpah jabatan Geun-hye. Geun-hye adalah presiden perempuan pertama di Korea Selatan.

    ARYANI KRISTANTI

    Berita Lainnya:
    Pelantikan Park, Boediono Duduk di Kursi Plastik

    Korea Utara dan Krisis Ekonomi Jadi Tantangan Park

    Mantan Presiden Lee Myung Bak Pulang ke Gangnam

    Presiden Perempuan Pertama Korea Selatan Dilantik

    Love, Kata Bahasa Inggris Terpopuler di Korea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.