Paus Benediktus Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Benediktus XVI berbicara di depan umat katolik di Vatikan (13/2). REUTERS/Stefano Rellandini

    Paus Benediktus XVI berbicara di depan umat katolik di Vatikan (13/2). REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, Roma - Paus Benediktus XVI mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang telah mencintai dan mendoakannya. Ucapan tersebut disampaikan dalam pemunculannya pertama sejak menyatakan mengundurkan diri, Senin, 11 Februari 2013.

    Paus disambut oleh ribuan kerumunan umat saat memasuki ruangan dan mulai berpidato dalam kegiatan audensi mingguan di sebuah hall di Vatikan. Dia katakan, pengunduran dirinya semata-mata demi kebaikan gereja setelah memperhatikan penurunan spiritual dan kekuatan fisiknya.

    Selanjutnya, Paus akan mengadakan misa terakhir pada Rabu Abu di Basilika St Petrus. Pria berusia 85 tahun ini akan tetap melakukan kegiatan hariannya sebagaimana biasa hingga dia secara resmi mundur pada akhir Februari 2013.

    Paus mengadakan audensi umum mingguan di bertempat di Balairung Vatikan. Acara tersebut dihadiri ribuan orang sekaligus ingin mengucapkan selamat kepadanya. Mereka juga memberikan penghormatan sambil berdiri saat Paus memasuki ruangan. Hadirin bersorak ketika dia memulai dan mengakhiri pidatonya.

    Wartawan BBC di Roma, Italia, David Willey, melaporkan, dia nampak capek dan letih. Pada penampilan itu, Paus Benediktus mengucapkan banyak terima kasih atas kehangatan dan simpatin hadirin.

    "Terima kasih saya ucapkan kepada kalian yang telah mencintai dan senantiasa bedoa serta menemani saya. Teruslah berdoa untukku, untuk gereja dan untuk Paus yang akan datang," katanya.

    Dia katakan, dia sadar betul tentang keputusannya mengundurkan diri. Namun perlu disadari bahwa kondisi fisiknya sudah mulai menurun. Dia yakin bahwa gereja mendukung keputusannya dengan doa. "Saya melakukan (memutuskan) ini tanpa ada tekanan dan demi kebaikan gereja," ucapnya.



    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.