Bulgaria: Hizbullah di Balik Pengeboman di Burgas

Reporter

Editor

Abdul Manan

Selasa, 5 Februari 2013 23:05 WIB

Asap membumbung sesaat setelah terjadi ledakan bom di luar Bandara Burgas, Bulgaria (18/7). REUTERS/Bulphoto Agency/Besove.com

TEMPO.CO, Sofia - Menteri Dalam Negeri Bulgaria Tsvetan Tsvetanov mengatakan, dua orang yang punya hubungan dengan kelompok militan Hizbullah terlibat dalam bom mobil di dekat bandara Burgas, Bulgaria, yang menyebabkan lima turis Israel tewas Juli 2012 lalu.

Kesimpulan penyelidikan Bulgaria ini akan membuka jalan bagi Uni Eropa untuk bergabung dengan Amerika Serikat yang menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris, setelah ada hubungan yang terang dalam sebuah serangan ke wilayah Uni Eropa.

"Tiga orang yang terlibat dalam serangan itu, dua di antaranya memiliki paspor asli Australia dan Kanada," kata Tsvetan Tsvetanov kepada wartawan, Selasa, 5 Februari 2013, setelah Dewan Keamanan Nasional Bulgaria membahas investigasi ini.

"Kami telah yakin bahwa kedua orang itu adalah anggota sayap militan Hizbullah," kata Tsvetanov. "Ada data yang menunjukkan hubungan pembiayaan antara Hizbullah dan dua tersangka."

Israel menyalahkan serangan di kota Laut Hitam -yang menewaskan lima turis Israel, sopir warga Bulgaria dan pengebomnya-- kepada Iran dan Hizbullah.

Pemerintah Iran membantah tudingan Israel dan balik mengatakan bahwa Yerussalem yang merencanakan dan melakukan leadakan itu. Hizbullah belum secara terbuka menanggapi tuduhan Israel itu.

Belanda mengatakan Agustus lalu bahwa Uni Eropa harus mengikuti jejak Amerika Serikat yang sudah menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris sejak 1990-an, sebuah langkah yang akan memungkinkan Uni Eropa untuk membekukan aset Hizbullah di Eropa.

Reuters | Abdul Manan






Sempat Kabur dari RS, WN Bulgaria Pasien Corona Ditemukan di Vila

6 April 2020

Sempat Kabur dari RS, WN Bulgaria Pasien Corona Ditemukan di Vila

WNA Bulgaria yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat diduga Corona itu kabur pada Kamis lalu.


Percaya atau Tidak, Baba Vanga Meramal hingga Kiamat Tahun 5079

29 April 2017

Percaya atau Tidak, Baba Vanga Meramal hingga Kiamat Tahun 5079

Baba Vanga, peramal buta asal Bulgaria, memiliki keakuratan ramalan. Ini ramalannya yang jadi kenyataan dan penerawangannya hingga kiamat pada 5079.


Kereta Tergelincir dan Meledak Di Bulgaria, Lima Orang Tewas

11 Desember 2016

Kereta Tergelincir dan Meledak Di Bulgaria, Lima Orang Tewas

Sebuah kereta yang membawa gas petroleum cair tergelincir dan meledak di Bulgaria.


Unik, Penggemar Garis Keras Klub Bulgaria 'Pecat' Pelatih  

31 Agustus 2016

Unik, Penggemar Garis Keras Klub Bulgaria 'Pecat' Pelatih  

Penggemar Botev tidak suka kepada Nikolay Mitov karena pernah memperkuat tim yang menjadi musuh bebuyutannya.


Bulgaria Larang Muslimah Pakai Cadar

28 April 2016

Bulgaria Larang Muslimah Pakai Cadar

Kota Pazardzhik di Bulgaria tengah melarang perempuan muslim menutup seluruh tubuhnya atau mengenakan cadar di depan umum.


Ketumbar Ternyata Diimpor dari Bulgaria  

12 Oktober 2014

Ketumbar Ternyata Diimpor dari Bulgaria  

Nilai impor ketumbar mencapai US$ 9 juta per tahun. Bahkan nilai impor ini meningkat tiap tahun.


10 Orang Tewas Akibat Banjir Bulgaria  

20 Juni 2014

10 Orang Tewas Akibat Banjir Bulgaria  

Curah hujan menyamai jumlah rata-rata per bulan.


Pelaku Pengeboman di Burgas Diduga dari Aljazair  

7 April 2014

Pelaku Pengeboman di Burgas Diduga dari Aljazair  

Hizbullah menyangkal keterlibatannya dalam pengeboman yang menewaskan lima turis asal Israel ini.


Bulgaria Tutup Kasus 'Umbrella Killing' Markov  

13 September 2013

Bulgaria Tutup Kasus 'Umbrella Killing' Markov  

Keluarga menyebut pembunuhnya adalah agen polisi rahasia Bulgaria, Darzhavna Sigurnost.


Bulgaria "Usir" Tiga Anggota Parlemen Hamas

15 Februari 2013

Bulgaria "Usir" Tiga Anggota Parlemen Hamas

Kedatangan tiga anggota Hamas itu ke Sofia karena undangan dari Pusat Studi Timur Tengah Bulgaria.