Misteri Lukisan Matisse Palsu Terungkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan lukisan-lukisan di gudang penyimpanan koleksi di Museum Haji Widayat, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (12/1). TEMPO/Suryo Wibowo

    Petugas menunjukkan lukisan-lukisan di gudang penyimpanan koleksi di Museum Haji Widayat, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (12/1). TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir satu dekade setelah dicuri dari sebuah museum Venezuela, sebuah lukisan karya seniman Prancis, Henri Matisse, mulai terkuak. Terlacak ada dua orang yang mencoba menjual karya seni itu senilai  2 juta dolar AS atau sekitar Rp 18 miliar lebih di pasar gelap.

    Lukisan yang hilang berjudul  "Odalisque di Pants Red" menjadi misteri sejak Desember 2002 ketika para pejabat di Museum Seni Kontemporer Caracas menyadari bahwa seseorang telah mengganti karya Matisse asli dengan yang palsu.

    Tidak jelas kapan tepatnya pencurian itu. Dan tak seorang pun pernah didakwa atau ditangkap karena pencurian tersebut. Rumor beredar sesekali di dunia seni bahwa seseorang ingin menjual lukisan, namun pembeli potensial menolak karena karya yang ditawarkan itu palsu.

    Kemudian, pada musim gugur tahun 2011, seorang pria Miami menawar lukisan "Odalisque di Pants Red". Mulailah 'umpan' itu dimakan. Pada Desember lalu, Pedro Antonio Marcuello Guzman, memulai negosiasi serius dengan seseorang kolektor seni.

    Setelah meyakinkan pelanggan potensial bahwa lukisan tersebut nilainya lebih dari 3 juta dolar AS, tercapai kesepakatan dengan harga 740 ribu dolar AS. Bagian dari kesepakatan, Marcuello akan menerima 555 ribu dolar AS dalam bentuk tunai, dan sisa uangnya akan ditransfer ke rekening bank Mexico City.

    Tapi, sang pembeli ingin melihat lukisan itu dan memverifikasi keasliannya. Di situlah marcuello mengajak Maria Martha Elisa Ornelas Lazo membawa lukisan itu dari Meksiko ke Miami. Mereka janjian dengan calon kolektor seni itu di sebuah hotel Miami Beach. Padahal yang ditemui adalah agen dari Biro Investigasi Federal (FBI). Pembicaraan dari kamar hotel yang dilengkapi dengan  video dan alat perekam suara, terungkap di pengadilan, Selasa lalu, 22 Januari 2013.

    Ornelas mengatakan bahwa ia telah meneliti sejarah lukisan tersebut di Internet, setelah lukisan itu tiba di rumahnya di Meksiko beberapa tahun yang lalu. Dia mengatakan kepada agen yang menyamar, karyawan Museum Caracas yang mengganti lukisan Matisse asli dengan lukisan palsu. Akhirnya Marcuello dan Ornelas dikenai hukuman dua tahun sembilan bulan penjara dalam tahanan federal. Keduanya mengaku bersalah telah bersekongkol untuk mengangkut barang curian.

    Lukisan "Odalisque di Pants Red" adalah gambar seorang gadis budak yang dilukis   Matisse pada tahun 1925 di Nice.

    REUTERS| ANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.