Pelajar Sekolah Dasar Kedapatan Bawa Pistol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus sekolah mengantar murid-murid Sekolah Dasar Sandy Hook, Connecticut, Amerika Serikat, kembali ke rumah masing-masing usai menjalani hari pertama kembali bersekolah, pada Kamis (3/1). Murid sekolah tersebut diliburkan menyusul penembakan brutal di sekolah tersebut yang menewaskan 20 siswa dan 6 staf sekolah, serta 1 orang pelaku penembakan pada 14 Desember kemarin. REUTERS/Carlo Allegri

    Bus sekolah mengantar murid-murid Sekolah Dasar Sandy Hook, Connecticut, Amerika Serikat, kembali ke rumah masing-masing usai menjalani hari pertama kembali bersekolah, pada Kamis (3/1). Murid sekolah tersebut diliburkan menyusul penembakan brutal di sekolah tersebut yang menewaskan 20 siswa dan 6 staf sekolah, serta 1 orang pelaku penembakan pada 14 Desember kemarin. REUTERS/Carlo Allegri

    TEMPO.CO, Chicago - Sekolah Dasar Marsh, di tenggara Chicago, Amerika Serikat, Kamis lalu heboh. Pasalnya, seorang siswa yang berusia 13 tahun ternyata membawa senjata api. Awalnya, saat istirahat, Manor Jeffery, seorang staf sekolah, melihat seorang siswa bermain peluru.

    Selang satu hari, pihak sekolah akhirnya memeriksa bocah dan semua siswa. Mereka menemukan pisau lipat di saku bocah itu. Di lokernya juga ditemukan amunisi dengan kaliber 22 milimeter, berjumlah 33 butir peluru. Tidak jelas bagaimana anak itu mendapat pistol, milik siapa, dan bagaimana dia bisa membawanya masuk ke lingkungan sekolah.

    Menurut NBC Chicago, bocah itu didakwa dengan penggunaan senjata tidak sah dan akan diadili Jumat pekan depan. Dewan Sekolah Chicago Public School (CPS) menyebutkan hal ini sebagai insiden yang ditutupi.

    CPS tidak menoleransi adanya senjata apa pun pada properti sekolah untuk keselamatan dan keamanan sekolah, mahasiswa, staf, dan pengunjung. "Pejabat sekolah harusnya segera mengambil langkah tepat, memberitahukan kami dan mengambil tindakan segera di sekolah," demikian pernyataan CPS.

    Para orang tua siswa cemas dengan penemuan ini. Mereka juga kecewa karena tak segera diberi tahu hingga Jumat sore kemarin. Mereka menerima surat dari kepala sekolah, menguraikan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat. Detektor logam, yang jarang digunakan, akan mulai digunakan Sabtu ini.

    Orang tua siswa juga mengeluhkan hal ini. "Seharusnya ia dihukum," kata salah satu orang tua, Yvonne Rodriguez.

    Persoalan senjata memang sedang panas di Amerika serikat. Puncaknya, pertengahan Desember lalu, Adam Lanza, 20 tahun, menembak 20 siswa dan enam orang lain di SD Sandy Hook, Connecticut. Dia lalu bunuh diri. Beberapa kejadian penembakan juga menyusul terjadi setelah tragedi di SD Sandy Hook. Akibatnya, kepemilikan senjata menjadi perdebatan nasional.

    Menurut kalangan pro-senjata api, The National Rifle Association, kasus-kasus yang terjadi itu mendesak diperlukannya penjaga bersenjata api untuk ditempatkan di sekolah-sekolah demi meningkatkan keamanan.

    HUFFINGTONPOST | NUR ROCHMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.