Cemburu, Pria Ini Pangkas Bulu Anjing Eks Pacar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjing jenis Shih Tzu. dogbreedinfo.com

    Anjing jenis Shih Tzu. dogbreedinfo.com

    TEMPO.CO, London -- Seekor anjing shih tzu gagal mengikuti pameran anjing Crufts, yang diadakan di Birmingham, Inggris, 7-10 Maret 2013. Kegagalan itu bukan disebabkan si anjing tidak lulus seleksi. Ia batal berkompetisi sebab bulunya habis dipangkas mantan pacar majikannya.

    Rob Davey adalah mantan pacar majikan si shih tzu, Zoe Ashman. Dan keduanya sudah putus hubungan berminggu-minggu sebelum kasus penggundulan itu. Namun, pada 5 Desember 2012, Ashman menerima sang mantan untuk bermalam di kediamannya.

    Pagi menjelang, Davey tidak menemukan Ashman di rumah itu. Pria 26 tahun itu kemudian menelepon Ashman. Kepada Davey, Ashman mengaku tengah berada di kantor. Tapi Davey tidak percaya. Ia lantas mengambil gunting dan membabat bulu si anjing mungil itu.

    "Kemudian saya tulis kata "pembohong" di dinding rumah Ashman," kata Davey di hadapan hakim Nicholas Moss, seperti ditulis Mail Online, Kamis, 10 Januari 2012.

    Jaksa penuntut Elaine McMillan yang mendampingi Ashman, mengatakan, tulisan "pembohong" tertulis di banyak tempat. Pada dinding, pintu lemari pendingin, serta tembok koridor kediaman Ashman. "Dan di dekat wastafel, gumpalan bulu anjing teronggok," kata McMillan.

    Atas tuduhan merusak properti orang lain, pengadilan memerintahkan Davey membayar 2.000 pound sterling atau Rp 31 juta ke Ashman. Ia juga diwajibkan mengikuti pelayanan sosial selama 12 bulan dan wajib diam di rumah sejak Sabtu pukul 19.00 sampai Ahad pukul 07.00 selama delapan pekan. Artinya, tidak ada acara malam minggu bagi Davey.

    "Kelakuan Anda sungguh memalukan," kata hakim Nicholas Moss. "Anda juga harus memakai gelang kaki ber-GPS." Simak berita unik lainnya di tempo.co.

    MAIL ONLINE | CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.