Setelah Tweet Paus, Umat Boleh Titip Doa via SMS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, New York - Kelompok terbesar Gereja Katolik Fransiskan di Amerika Serikat menawarkan cara baru untuk berdoa di era digital, yaitu melalui SMS. Kini, umat bisa memesan doa melalui pesan teks ke nomor tertentu.

    The Friars of Holy Name Province, yang memiliki 40 paroki, perguruan tinggi, dapur umum, dan bank makanan di sepanjang pesisir timur, mengumumkan secara resmi layanan itu. Hal yang sama juga dilakukan kelompok mereka di Peru dan Tokyo.

    Ini adalah terobosan baru gereja Katolik Roma untuk menghubungkan pemimpin agama dengan jemaatnya. Sebelumnya, pemimpin tertinggi agama Katolik, Paus Benedictus XVI resmi memiliki akun Twitter dan menuliskan tweet bagi umatnya.

    "Orang-orang selalu berkata kepada kami, 'Dapatkah Anda berdoa untuk saya?" Atau 'Dapatkah Anda mendoakan ibu saya yang mengidap kanker?'" kata Pastor David Convertino, dalam sebuah wawancara. "Karena kini era digital, mengapa tidak permintaan itu dikirimkan via SMS."

    Di AS, mereka cukup menuliskan kata "doa" dan dikirim ke nomor 306-44 secara gratis. Sebuah pesan selamat datang dari para pastor akan muncul sebagai balasan.

    Pesan juga bisa disampaikan melalui situs web dan akan dimasukkan secara kolektif dalam doa-doa para pastor dua kali sehari dan pada saat pelaksanaan misa. Cara ini, kata David, diharapkan efektif untuk menjangkau khalayak yang lebih muda. "Jika Paus bisa berdialog melalui tweet, biarawan bisa menggunakan SMS," kata Pastor David.

    Mereka juga berancang-ancang untuk merambah ke situs LinkedIn dan jejaring sosial lain.

    REUTERS | TRIP B



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.