Berat Badan Pria Ini Susut 285 Kilogram

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paul Mason turunkan berat badan sebanyak 285 kg

    Paul Mason turunkan berat badan sebanyak 285 kg

    TEMPO.CO, London - Paul Mason adalah mantan petugas kantor pos. Di usia 51 tahun, ia bisa menurunkan berat badan sebanyak 285 kilogram. Dari berat 444 kilogram, kini bobot tubuhnya menjadi 158 kilogram.

    Di masa muda, Mason tidak mengalami obesitas. Berat Mason menanjak kala usianya 20 tahunan. Penyebabnya adalah kematian ayah dan kondisi kesehatan ibu yang terus menurun. Dalam kondisi depresi, Mason mampu melahap semua makanan yang ada di hadapannya. Kira-kira 20 ribu kalori ia santap dalam sehari.

    "Untuk sarapan saya memakan empat roti lengkap dengan empat sosis dan empat telur, serta kentang goreng," kata Mason di Dailymail, Rabu, 2 Januari 2013. "Ketika siang, saya menyantap dua kebab, daging panggang di malam hari, atau kari, piza, dan 40 bungkus keripik sepanjang hari."

    Pada 2002, Mason harus menjalani operasi hernia. Namun, petugas rumah sakit tidak berhasil mengeluarkan dia dari rumah. Sebab rongga pintu terlalu kecil bagi badan Mason. Petugas pemadam kebakaran akhirnya turun tangan, mereka membobol dinding depan rumah. Untuk mengangkut Mason ke ambulans, diperlukan truk forklift.

    "Kini asosiasi perumahan memberikannya izin membangun rumah dengan pintu sangat lebar," tulis Dailymail. "Sehingga Mason bisa keluar masuk ruangan rumahnya."

    Ketika bobotnya 444 kilogram, Mason tidak bisa bergerak. Ia hanya goleran di kasur. Kini, Mason sudah bisa berjalan-jalan keluar rumah. Tapi ia belum mampu berjalan normal. Masih harus dibantu dengan kruk atau kursi roda.

    Tak hanya itu, Mason juga harus membeli baju serta celana baru yang sesuai dengan ukuran badan barunya. Bila berat badannya sudah stabil, ia akan menjalani operasi pengangkatan kulit. "Terlalu banyak gelambir dan tumpukan kulit di lipatan tubuh saya," kata Mason.

    DAILY MAIL | CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?