Tato Wajah Yesus Menempel di Kaus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung Festival Tato sedang di tatto badannya saat menikuti Soerabadja Skin Art Festival di gedung Jatim Expo, Surabaya, (12/04). Festival tatto ini mengundang ribuan pencinta seni rajah tubuh dari sejumlah negara di Asia. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang pengunjung Festival Tato sedang di tatto badannya saat menikuti Soerabadja Skin Art Festival di gedung Jatim Expo, Surabaya, (12/04). Festival tatto ini mengundang ribuan pencinta seni rajah tubuh dari sejumlah negara di Asia. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, London - Pria ini bernama Christian Terry O'Neill. Tinggal di Lancashire, Inggris, O'Neill merupakan pencinta seni rajah. Bermacam tato telah ia ukirkan di lengan dan dadanya. Namun O'Neill belum juga puas dengan tatonya. Ia pun meminta seniman tato loka untuk melukis punggungnya. Dan gambar yang dia pilih adalah wajah Yesus.

    "Tidak ada yang aneh selama proses menato," kata O'Neill pada Daily Mail, Selasa, 1 Januari 2013. "Tapi, waktu bangun tidur, wajah Yesus sudah menempel di kaus putih yang saya pakai."

    Di bagian dalam kaus O'Neill, muka Yesus hampir tergambar jelas. Terutama di bagian dagu, kumis, jenggot, rambut pada kanan-kiri muka, mulut, hidung, serta mata. Hanya kening yang tak tergambar. "Kini kaus itu menyerupai Kain Kafan Turin, sungguh menakjubkan," kata ayah dua anak itu.

    Bukan O'Neill saja yang terkesima dengan jiplakan wajah Yesus di kaus itu. Beberapa kawan yang melihat kaus itu juga memberikan reaksi sama. Bahkan mereka memberi nama kaus itu, Kain Kafan Adlington. "Nama itu diambil dari wilayah tempat saya tinggal," ujar O'Neill.

    Ide mengenakan kaus putih kala tidur itu diajukan seorang staf toko tato. Menurut dia, O'Neill perlu memakai kaus kala tidur agar seprai kasurnya tidak kotor karena tinta tato. "Kami berikan kaus putih, dan tiba-tiba dia mengembalikan kaus yang sudah bergambar muka Yesus," kata manajer toko tato, Alan Calderbank.

    Untuk membuat tato muka Yesus di permukaan pungungnya, O'Neill harus merogoh kocek sebesar £900, setara Rp 14 juta. Tak hanya itu, O'Neill juga harus menahan sakit selama 14 jam. "Dia tidak mau meminum obat penahan rasa sakit," kata penato punggung O'Neill, Jay Abbot. "Dia ingin menghormati Yesus."

    Setelah 14 jam itu, Abbot akan kembali merajah punggung O'Neill. Tujuannya agar lukisan wajah Yesus terlihat lebih bagus dan hidup. "Kaus itu akan dibingkai dan dipajang di toko tato ini," kata O'Neill.

    DAILY MAIL | CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.