Hillary Clinton Dirawat di Rumah Sakit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton. REUTERS/Sergei Karpukhin

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton. REUTERS/Sergei Karpukhin

    TEMPO.CO, New York - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Rodham Clinton, dirawat di rumah sakit New York setelah ditemukan bekuan darah akibat gegar otak yang menyerangnya awal bulan ini. Menurut juru bicaranya, Philippe Reines, para dokter menemukan gumpalan selama pemeriksaan tindak lanjut pada Senin, 31 Desember 2012.

    Reines mengatakan Clinton sedang diobati dengan obat anti-pembekuan darah. Namun, dia tidak menyebutkan di mana pembekuan darahnya terjadi. Clinton terpaksa dibawa ke New York-Presbyterian Hospital agar dokter dapat memantau pengobatan selama 48 jam ke depan. Reines mengatakan dokter akan terus memantau kondisi Clinton.

    Awal Desember ini, Clinton terjangkit virus perut. Akibatny,a dia dehidrasi, lalu pingsan dan jatuh pada 9 Desember lalu. Empat hari kemudian dia didiagnosis mengalami gegar otak dan belum pernah terlihat di depan umum sejak itu. Akibatnya, lawatannya ke luar negeri batal. Padahal, kehadiran Clinton sangat dinanti untuk bersaksi terkait dengan serangan Konsulat AS di Benghazi, Libya.

    Awal pekan ini, The National Enquirer melaporkan kanker otak adalah penyebab masalah kesehatan Clinton dan membuatnya harus menjalani rentetan tes medis untuk memastikan diagnosis. Tapi, Reines membantah laporan ini dan mengatakan Clinton akan pulih dari gegar otaknya pada musim gugur nanti.

    Beberapa hari sebelum dia gegar otak, dalam wawancara dengan Barbara Walters, Clinton mengatakan dia dalam kondisi sehat. "Saya untungnya tidak hanya sehat, tetapi memiliki stamina dan energi yang luar biasa," kata Clinton kepada Barbara Walters. Clinton sebelumnya juga pernah pingsan pada 2005 sebelum tampil dalam acara perempuan di Buffalo.

    Mantan ibu negara ini diharapkan mundur sebagai Menteri Luar Negeri pada awal 2013 ketika Presiden Obama memulai masa jabatan keduanya. Pada konferensi pers Departemen Luar Negeri Januari lalu, Clinton mengumumkan akan mengundurkan diri dari urusan dari politik Amerika setelah 20 tahun sebagai ibu negara, senator New York, dan akhirnya Menteri Luar Negeri AS.

    NUR ROCHMI | DAILYMAIL

    Berita terpopuler lainnya:
    Ariel Noah Bikin Perempuan Ini Bergairah

    Jokowi: Saya Datang, Putuskan, Laksanakan

    Perilaku Seksual Pelajar Surabaya Semakin Memprihatinkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.