Waktu Badai Sandy, CK Ngungsi ke Apartemen Mewah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calvin Klein. Dailymail.co.uk

    Calvin Klein. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, New York--Badai Sandy yang menghantam pantai timur Amerika Serikat Oktober lalu, membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal. Mereka terpaksa mengungsi. Namun ada juga yang mengungsi ke tempat yang tetap nyaman.

    Karena terkena badai Sandy, seorang pria meninggalkan apartemen megahnya senilai Rp 192 miliar di West Village, New York selama enam bulan ke depan. Pria itu pilih mengungsi di sebuah apartemen dengan tarif US$ 25 ribu atau sekitar Rp 240 juta sebulan.

    Isi apartemen itu di antaranya luasnya 2.000 meter persegi dengan dua kamar tidur, pemandian eklusif, ruang perapian kayu dan layanan sekelas hotel 24 jam penuh. Layanan lainnya view kota yang ciamik, lantai kayu ramping serta fasilitas olah raga.

    Menurut harian New York Post, pria yang berprofesi sebagai perancang busana memilih apartemen di 40 Bond Street. Di apartemen itu, dia bertetangga dengan penyanyi Latin Ricky Martin, Jim Carrey, Nicole Kidman, Hugh Jackman, Martha Stewart, Vincent Gallo dan basis The Beatles; Paul McCartney. Apartemen itu dirancang oleh arsitek Jacques Herzog dan Pierre Swiss de Meuron. Lalu dikembangkan oleh pengusaha hotel Ian Schrager.

    Pria yang terkenal dengan label CK ini, menurut sebuah sumber, sebenarnya apartemennya di West Village tidak rusak, hanya bagian bawah bangunan tergenang air setinggi lima kaki. "Air bocor hingga ke ruang bawah tanah, sehingga licin dan tidak nyaman," kata seorang sumber.

    Pria tersebut adalah Calvin Klein, perancang kondang yang sudah amat tajir. Tak pelak, duit Rp 240 juta sebulan tak masalah diambil dari kantongnya.

    NUR ROCHMI | DAILYMAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.