Gara-gara Kiamat, Pria Ini Curi Mobil Trailer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggalian beberapa trailer curian yang terkubur dalam tanah. survive2012.com

    Penggalian beberapa trailer curian yang terkubur dalam tanah. survive2012.com

    TEMPO.CO, Florida - Isu kiamat 21 Desember 2012 ternyata membuat banyak orang melakukan hal tak lazim. Contohnya saja yang terjadi di pinggiran Kota Kissimme, dekat Eola Circle, Florida, Amerika Serikat. Pada September 2012, kepolisian setempat mendapat laporan bahwa sejumlah trailer telah dicuri.

    Ketika ditelusuri, polisi menemukan trailer itu di halaman belakang sebuah rumah. Tidak hanya itu, petugas juga mendapatkan beberapa trailer terkubur dalam tanah.

    "Awalnya kami hanya menemukan satu trailer di halaman depan rumah," kata petugas polisi kepada Daily Mail, 12 September 2012. "Dan waktu melihat ke halaman belakang, ternyata masih ada beberapa trailer, dengan ukuran lebih besar."

    Kepada polisi, si pria mengaku mencuri trailer untuk persiapannya menjelang kiamat 21 Desember 2012. Rumah mobil yang dipendam itu ia maksudkan sebagai bungker atau tempat perlindungan. Menurut tetangganya, si pria pemilik rumah telah menggali tanah selama tiga pekan. "Lelaki itu menghabiskan waktu berjam-jam untuk membuat lubang," kata petugas.

    Menurut Direktur Pengembangan Pelayanan Kota Kissimmee, Craig Holland, trailer tidak bisa dijadikan tempat persembunyian dari kiamat. Sebab, struktur trailer tidaklah kuat untuk menahan guncangan.

    Polisi sendiri telah menyita trailer itu dari tangan si pria, dan mengembalikan ke pemiliknya. Sedangkan si lelaki pencuri trailer tidak ditangkap. "Tidak ada yang salah dengan usaha mencoba menyelamatkan diri," kata polisi. Simak edisi khusus rumor Kiamat 2012 di tempo.co.

    DAILY MAIL | CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.