India-ASEAN Bahas Peta Kerja Sama Masa Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, New Delhi - Para pemimpin ASEAN dan India pagi ini memulai pertemuan tingkat tinggi India-Commemorative Summit yang akan berlangsung hingga besok di New Delhi, India. Kemarin, rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mendarat di India dan langsung menuju tempat penginapan di Taj Palace, pusat Kota Delhi. Lokasi penginapan terletak tak jauh dari tempat KTT digelar.

    Suasana New Delhi menjelang pertemuan puncak tampak tenang. Penjagaan berlangsung ketat meskipun tidak mencolok. Beberapa jalan yang mengarah ke lokasi KTT di pusat Kota Delhi diblokir. Tamu hotel mendapat peringatan bahwa saat KTT berlangsung, petugas anti-teror akan berjaga di beberapa sudut hotel. Pengamanan itu juga terlihat di Hotel Taj Palace. Di setiap kamar tamu hotel terpasang pemberitahuan bahwa beberapa faslitas hotel seperti kolam renang dan area olahraga akan ditutup. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” demikian pengumuman yang ditulis pihak hotel tersebut

    India Commemorative Summit adalah pertemuan tingkat tinggi para kepala negara India dan ASEAN yang dilakukan untuk memperingati 20 tahun kerja sama kedua kawasan. KTT yang kali ini bertema ASEAN-India Partnership for Peace and Shared Prosperity ini bukan hanya memperingati dua dasawarsa persahabatan, tetapi juga untuk memetakan kerja sama ASEAn-India dalam sepuluh tahun mendatang. Peta kerja sama itu akan dirumuskan oleh para pemimpin dalam “ASEAN-India Statement”. Bertindak sebagai tuan rumah KTT adalah PM India Manmohan Singh yang akan didampingi PM Kamboja Hun Sen selaku Ketua ASEAN.

    India menjadi mitra wicara penuh ASEAN pada KTT ke-5 ASEAN di Bangkok, Thailand, tahun 1995 setelah sebelumnya menjadi mitra wicara sektoral sejak1992. Jalinan hubungan yang makin erat itu dilakukan setelah India menerapkan kebijakan “melihat ke Timur” (Look East Policy) yang ditargetkan untuk mengintegrasikan ekonomi India lebih dalam dengan tetangga-tetangga di kawasan Timur.

    Hingga tahun lalu, nilai hubungan perdagangan India dengan ASEAN telah mencapai 75 miliar dolar AS. Nilai perdagangan itu diharapkan meningkat bila kedua kawasan berhasil menjalankan rencana ASEAN-India Free Trade Agreement yang masih dalam tahap perundingan.

    Meskipun KTT masih akan berlangsung sampai Jumat besok, rombongan presiden akan bertolak ke Jakarta nanti malam. Berbeda dengan kunjungan-kunjungan presiden sebelumnya, kali ini Yudhoyono tidak didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono karena sedang menunggu saat-saat kelahiran cucu kedua mereka dari pasangan Edi Baskoro Yudhoyono dengan Aliya Hatta Rajasa.

    DARU PRIYAMBODO (NEW DELHI)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.