Kiamat Maya, Warga Cina Bikin Peranti Penyelamat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terjadinya kiamat. abcnews.go.com

    Ilustrasi terjadinya kiamat. abcnews.go.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Liu Qiyuan, aktivis kelompok yang percaya kiamat 2012, di Cina sangat khawatir dengan akhir dunia pada tahun ini. Dia pun membuat peranti untuk penyelamatannya kala kiamat itu tiba layaknya perahu Nuh.

    Hasilnya, satu benda tujuh sisi, yang akan menjadi tempatnya berlindung. Daily Mail menyebut Perahu Nuh pada benda yang tiap sisinya dibuat dari fiberglass anti-air, dan baja itu. Ketika diterpa air bah, ia akan otomatis mengambang.

    Di dalamnya terdapat 14 tempat duduk yang dilengkapi pula dengan ikat pengaman. Penumpangnya akan mendapat akses untuk menyimpan makanan, oksigen, dan cadangan air. "Benda ini tak akan mengalami masalah meski ditimpa gelombang 3.000 kaki. Ini seperti bola pingpong, kulitnya tipis tapi mampu menahan banyak tekanan,” kata Liu kepada AFP.

    Untuk benda semacam itu, Liu bekerja bertahun-tahun tanpa menyimpan duitnya. “Saya menginvestasikan duit saya untuk benda ini karena ini berharga, ini penyelamat kehidupan." Setiap tempat dalam peranti ini bisa dibayar sekitar US$ 48 ribu

    Berdasarkan survei Ipsos-Reuters, sebanyak 20 persen warga Cina percaya kalender Maya yang berakhir akurat memprediksi akhir dunia pada Desember 2012. Setelah Cina, Turki menjadi negara kedua terbesar yang percaya kiamat terjadi Desember ini.

    Maraknya orang yang percaya kiamat tersebut rupanya membuat pemerintah setempat gerah. Selama beberapa pekan terakhir, sebanyak 93 orang di tujuh provinsi di Cina ditangkap karena mengembuskan rumor kiamat 2012. Alasannya, mereka mengganggu stabilitas sosial.

    Bahkan, akibat beredarnya isu kiamat, Jumat lalu, membuat warga di Provinsi Sichuan, berdasarkan kantor berita Xinhua, berburu lilin. Ini nantinya diharapkan bisa melindungi mereka jika terjadi kegelapan.

    GUARDIAN | HUFFINGTONPOST | DAILYMAIL | WANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.