Ibu Tersangka Penembakan Connecticut Juga Tewas?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita menangis setelah mendengar adiknya yang merupakan seorang guru di sekolah dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut menjadi korban penembakan oleh seorang anak berumur 20 tahun, (14/12). (AP Photo/Jessica Hill)

    Seorang wanita menangis setelah mendengar adiknya yang merupakan seorang guru di sekolah dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut menjadi korban penembakan oleh seorang anak berumur 20 tahun, (14/12). (AP Photo/Jessica Hill)

    TEMPO.CO, Washington - Tersangka penembakan di Sekolah Dasar Sandy Hook di Newton, Connecticut, Amerika Serikat, Adam Lanza, 20 tahun, merupakan anak dari guru di sekolah tempat kejadian perkara. Menurut pejabat setempat, ibu tersangka, Nancy Lanza, diduga ikut tewas.

    Pejabat lainnya mengatakan, kakak Lanza, Ryan, 24 tahun, tengah diinterogasi polisi. Kedua pejabat itu enggan identitasnya disebutkan karena mereka tak berwenang membeberkan perkembangan penyelidikan itu.

    Menurut pejabat itu, Lanza tewas karena luka tembak akibat bunuh diri. Pejabat lainnya mengatakan, tersangka mengendarai mobil ibunya ke tempat kejadian perkara.

    Belum ada keterangan resmi yang bisa mengkonfirmasi informasi soal tersangka dan ibunya.

    Tiga senjata api ditemukan di lokasi kejadian. Sebuah senapan kaliber 223 ditemukan di belakang sebuah mobil, sedangkan dua pistol ditemukan di dalam sekolah.

    Penembakan di SD Sandy Hook di Connecticut menewaskan 28 orang, termasuk 20 siswa dan pelaku, Jumat, 14 Desember 2012. Insiden terjadi pada pukul 09.40 di Newton, sebuah kota dengan populasi sekitar 27 ribu orang.

    Insiden ini menjadi penembakan paling berdarah sejak tragedi di Virginia Tech pada 2007. Pada 16 April 2007, penembakan di kampus Virginia Tech menewaskan 32 orang. Pelaku penembakan, Seung-hui Cho, 23 tahun, bunuh diri setelah penembakan itu.

    DETROITFREEPRESS | TSE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.