Jackie Chan Minta Unjuk Rasa di Hong Kong Ditumpas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jackie Chan. REUTERS/Paul Hackett

    Jackie Chan. REUTERS/Paul Hackett

    TEMPO.CO, Hong Kong-Artis film laga asal Cina, Jackie Chan, 58 tahun,  menyarankan pemerintah Cina untuk menumpas aksi protes yang kerap dilakukan oleh warga Hong Kong. Menurutnya aksi protes itu sudah sangat menganggu dan memprovokasi pemerintah Cina untuk melakukan tindakan keras.

    “Hong Kong sudah menjadi kota protes,” kata Chan seperti diberitakan surat kabar Cina, Southern People Weekly baru-baru ini.

     Artis film Kungfu terkenal ini menuding warga Hong Kong memprotes apa saja yang bertentangan dengan mereka. Oleh karena itu, ujarnya, pemerintah seharusnya mengatur isu-isu apa saja yang boleh diprotes  dan isu apa saja yang dilarang  untuk diprotes.

     Pernyataan Chan membuat warga Hong Kong marah besar. “Chan tidak mengerti mengapa warga Hong Kong memilih turun ke jalan-jalan. Dia cenderung hanya membenarkan  apapun yang dilakukan oleh  pemerintah,’ ujar Leung Man-tao, penulis Hong Kong kepada harian South China Morning Post.

     “Protes merupakan hak dasar warga Hong Kong,” tulis Cao Junshu di mikroblog Weibo. Chan , ujarnya, bermasalah dengan moral dan pemikiran warasnya dan “bermulut ember.”

     Sebelumnya, ucapan Chan juga telah membuat pamornya jatuh di mata publik. Pasalnya di satu forum pertemuan di Cina, Chan memberikan jawaban atas pertanyaan forum tentang kebebasan. “Saya tidak tahu apakah lebih baik memiliki kebebasan atau tidak. Terlalu bebas, akan menimbulkan kekacauan yang sangat. Rakyat Cina perlu diawasi, jika tidak mereka akan melakukan apa saja yang mereka mau,” ujarnya memberikan jawaban.

    Baru-baru ini warga Hong Kong menggelar aksi protes menolak rencana pemerintah Cina memberlakukan mata pelajaran tambahan tentang pendidikan nasional dan moral kepada murid-murid di sekolah.  

    TELEGRAPH I MARIA RITA  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.