Wozniacki, Petenis Denmark, Dituding Rasis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Denmark, Caroline Wozniacki menyimpan handuk di bagian dadanya saat bertanding melawan petenis Rusia, Sharapova di Sao Paulo, Brazil (7/12). Aksi Wozniacki ini untuk meniru gaya petenis Serena Williams. REUTERS/Nacho Doce

    Petenis asal Denmark, Caroline Wozniacki menyimpan handuk di bagian dadanya saat bertanding melawan petenis Rusia, Sharapova di Sao Paulo, Brazil (7/12). Aksi Wozniacki ini untuk meniru gaya petenis Serena Williams. REUTERS/Nacho Doce

    TEMPO.CO, Saou Paulo-Iseng memperagakan kemontokan beberapa bagian tubuh petenis dunia Serena Williams,  petenis asal Denmark Caroline Wozniacki menuai kritikan pedas melalui jejaring sosial media. Ia dituding rasis dan keisengannya itu dianggap keterlaluan.

    Dalam satu  pertandingan eksebisi melawan petenis asal Rusia, Maria Sharapove di Sao Paulo, Brasil baru-baru ini,  Wozniacki mendadak  memasukkan handuk ke dada dan bokongnya memperagakan diri seperti Williams.

    Ia  tersenyum  seraya melangkah menuju lapangan dan memainkan raketnya. Maria tersenyum menyaksikan ulah perempuan usia 22 tahun itu. Kepada pers, Wozniacki mengakui ulahnya itu untuk mengimitasi penampilan Williams. “Saya senang sekali di keramaian di sini, mereka terbuka dan mereka gembira,” ujarnya.

    Ini bukan yang pertama kali Wozniacki  bergaya seperti ikon Amerika itu. Tahun lalu, ia melakukan hal serupa.

    Kemontokan tubuh Williams memang menjadi perhatian banyak orang. Willliams sendiri sepertinya juga tidak nyaman dengan dirinya. Ia berkicau di Twitternya pada Juli lalu seraya memposting foto bagian bokongnya. “Humm. Aku pikir benda ini membuat bokong saya terlalu besar. Ugh. #Problembokongbesar.”

    DAILY MAIL I MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.