Pertama Kali Berkicau, Paus Diikuti 1 Juta Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Benediktus XVI mengunggah kicauan perdananya di Twitter menggunakan iPad, di Vatikan, rabu (12/12). REUTERS/Giampiero Sposito

    Paus Benediktus XVI mengunggah kicauan perdananya di Twitter menggunakan iPad, di Vatikan, rabu (12/12). REUTERS/Giampiero Sposito

    TEMPO.CO, Kota Vatikan-Hari pertama  Paus Benediktus XVI mengaktifkan akun Twitter pribadinya, @pontifex,     jumlah pengikutnya sudah  1 juta orang pada Rabu, 12 Desember 2012.  Paus, 85 tahun,   menggunakan delapan bahasa untuk  berinteraksi dengan para pengikutnya dari berbagai negara.

    Tidak seperti pengguna Twitter biasanya,  Paus terlebih dahulu menekan tombol di iPad  yang memunculkan pemberitahuan bahwa Paus akan menulis pesan. Setelah itu barulah muncul pesan di Twitter : Teman-teman terkasih, saya senang bertemu dengan anda melalui Twitter. Terimakasih atas tanggapan yang tulus. Saya memberkati anda semua.”

    Akun Twitter pribadi Paus menjadi bahan spekulasi sejak seorang pejabat senior untuk komunikasi  di Vatikan mengatakan pada Februari lalu tentang gagasan untuk menarik perhatian. Pembuatan akun pribadi Paus diduga terkait dengan gagasan itu.

    Sehingga  pesan-pesan Paus, ujar  seorang pejabat Vatikan, bukan hasil pikiran Paus secara langsung,melainkan ada seseorang di bagian sekretariat Vatikan yang menuliskannya atas nama Paus. Terbukti, saat penyampaian pesan pertama Paus hanya menekan tombol di iPad untuk mengirimkan pesan yang sudah disiapkan.

    Seolah menepis dugaan itu, dua jam setelah pesan Paus muncul, seorang pejabat Vatikan memposting pertanyaan yang dikirimkan ke akun Twitter Paus. Dan pertanyaan itu dijawab oleh Paus. Vatikan menegaskan, bahwa kata-kata itu langsung dari Paus.

     AP I BBC I MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.