Skotlandia Larang Toko Pajang Rokok Mulai 2013  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Edinburg - Pemerintah Skotlandia memberlakukan larangan memajang rokok di toko dan mesin dispenser  penjual rokok di Skotlandia  mulai April 2013. Larangan itu didukung oleh Mahkamah Agung   melalui putusannya awal pekan ini yang mengalahkan gugatan  Imperial Tobacco, perusahaan rokok, terhadap pemerintah. Alasan perusahaan rokok itu  dinilai  tak berdasar.

    Imperial Tobacco, perusahaan rokok raksasa dunia, berusaha menghentikan upaya pemerintah  Skotlandia memberlakukan larangan memajang rokok di toko maupun mesin dispenser dengan mempersoalkan  kewenangan  parlemen (Westminster) dan istana (Holyrood)  dalam menerapkan larangan. Namun   lima hakim  memutuskan, parlemen memiliki kompetensi untuk memberlakukan  larangan itu.

    Menteri Kesehatan Publik Skotlandia, Michael Matheson mengatakan putusan Mahkamah Agung  menggugurkan penghalang akhir untuk melaksanakan undang-undang yang mengatur larangan memajang rokok di toko dan mesin dispenser. Pemerintah Skotlandia berniat mencegah keinginan generasi mudanya untuk merokok.

    Matheson menjelaskan,  undang-undang ini  diberlakukan  sejak dua tahun lalu.  England, Wales, dan Irlandia Utara langsung memberlakukan undang-undang itu setelah resmi diberlakukan.   

    BBC | MARIA RITA



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.