Musim Dingin Terburuk Landa Korea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salju di Chuncheon, Seoul, Korea Selatan. tumblr.com

    Salju di Chuncheon, Seoul, Korea Selatan. tumblr.com

    TEMPO.CO, Seoul - Jika Anda berniat bepergian ke Korea Selatan dalam bulan ini, siapkan baju hangat ekstra. Menurut Korea Meteorological Administration, dengan suhu minus 7,1 derajat Celcius di pagi hari, Korsel memasuki musim dingin terdingin selama 56 tahun ini dan terdingin keenam sejak 1907.

    Menurut lembaga ini, pada empat hari pertama bulan Desember, suhu bahkan menyentuh angka di bawah minus 10 derajat Celcius. Kondisi ini persis sama dengan kondisi satu abad yang lalu pada tahun 1912.

    Musim dingin terdingin terjadi pada tahun 1944 dengan temperatur pagi rata-rata -10,4 derajat, diikuti tahun 1910 (-8,8 derajat), 1956 (-8,5 derajat), 1926 (-8,3 derajat), dan 1937 (-7.2 derajat).

    Kondisi suhu tak sama di setiap kota. Pada awal Desember, suhu pagi rata-rata di Chuncheon adalah -10,8 derajat, terendah sejak 1966. Sedang di Daejeon ada pada angka -6.4 derajat, yang terdingin sejak tahun 1969.

    Seorang prakirawan cuaca KMA mengatakan, secara umum akhir Januari adalah waktu terdingin setiap musim. Temperatur dingin disebabkan oleh massa udara dingin yang dikembangkan 5 kilometer di atas Siberia. "Massa udara secara bertahap bergerak timur, sehingga hawa dingin yang mengigit akan menurun dari hari Jumat atau Sabtu," katanya.

    KMA memperkiraan bahwa suhu pagi di Seoul akan meningkat menjadi -1 derajat pada hari Jumat dan 3 derajat pada hari Sabtu.

    CHOSUN ILBO | TRIP B


    Berita Terpopuler:

    10 Alasan 21 Desember 2012 Bukan Kiamat  

    Soal Habibie, Anwar Ibrahim Angkat Bicara

    VIDEO Pidato Habibie di Malaysia 

    Mendagri Akan Beri Sanksi Alex Noerdin

    Lecehkan Habibie, Malaysia Dapat Surat Kecaman


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?