Tragedi Perawat Kate, Polisi Inggris Mulai Beraksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jacintha Saldanha. REUTERS/Benedict Barboza/Handout/ANI via Reuters TV

    Jacintha Saldanha. REUTERS/Benedict Barboza/Handout/ANI via Reuters TV

    TEMPO.CO, SYDNEY—Polisi Inggris, Scotland Yard, Ahad 9 Desember 2012, menghubungi koleganya, kepolisian Australia. Ini terkait dengan insiden kematian perawat di rumah sakit tempat Kate Middleton, istri Pangeran William, dirawat karena mual kehamilan.

    Jacintha Saldanha, 46 tahun, tewas dengan dugaan bunuh diri pada Jumat lalu. Kematiannya diduga erat berkaitan dengan telepon iseng yang dilakukan dua penyiar radio Australia, Mel Greig dan Michael Christian. Kedua penyiar radio 2Day FM itu mengaku menjadi Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles.

    Wakil Komisioner Polisi New South Wales, Nick Kaldas, mengatakan kepolisian Inggris belum meminta apa pun. "Namun polisi Metropolitan London kemungkinan akan memeriksa orang-orang yang terkait dengan telepon iseng dari 2Day FM,” kata Kaldas.

    Penyelidikan mengenai penyebab bunuh diri perempuan asal India itu akan berlangsung pekan depan. Southern Cross Austereo, perusahaan pemilik radio, dilaporkan melakukan pertemuan darurat hari ini, tapi menolak memberikan komentar.

    Perusahaan yang dipimpin Max Moore-Wilton itu diduga membahas surat dari ketua rumah sakit King Edward VII, tempat Kate dirawat. Dalam surat tersebut, Lord Glenarthur mengatakan mereka sangat yakin bahwa telepon iseng tersebut telah mendapat persetujuan manajemen radio.

    Adapun kedua penyiar kini cuti dan menerima konseling. Mereka dikabarkan dalam kondisi rapuh karena reaksi kemarahan atas kematian perawat. “Konsekuensi dari tindakan kekanak-kanakan ini menyebabkan dua perawat andal kami mengalami masa memalukan dan tragis,” Lord menambahkan.

    L BBC | SITA PLANASARI AQUADINI


    Berita terkait
    Jasad Perawat Kate Middleton Akan Dibawa ke India 
    Perawat yang Terima Telepon "Ratu" Bunuh Diri
    Inilah Transkrip Telepon Ratu Elizabeth Palsu 
    Calon ''Bayi'' Kate Middleton Mulai Nge-tweet? 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.