Strauss-Kahn Gandeng Kekasih Barunya di Venesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dominique Strauss-Kahn. REUTERS/Reuters TV

    Dominique Strauss-Kahn. REUTERS/Reuters TV

    TEMPO.CO, Venesia - Mantan bos IMF, Dominique Strauss-Kahn, terlihat di kota romantis Venesia bersama kekasih barunya. Dia datang ke kota itu hanya beberapa hari setelah foto-foto beraninya dengan tiga model tersebar di berbagai media.

    Pria berusia 61 tahun ini tiba di Venesia hanya berdua dengan Myriam Aouffir yang berusia 21 tahun lebih muda. Ia mengajak sang kekasih untuk berkeliling kota yang terkenal dengan kanal-kanalnya itu menggunakan speedboat mewah.

    Liburan romantis Strauss-Kahn dilakukan setelah ia menyetujui membayar uang setara Rp 58,8 miliar kepada Nafissatou Diallo, pelayan hotel di New York yang mengaku diperkosanya. Ia membayar Diallo demi menyelesaikan gugatan perdatanya untuk penyerangan seksual itu.

    Selesai beperkara dengan Doallo, Strauss-Kahn harus menghadapi tudingan baru terkait dengan persekongkolannya dengan mucikari untuk menyediakan wanita-wanita muda demi "jamuan seks" di berbagai negara. Pada tanggal 19 Desember, pengadilan Prancis akan memutuskan apakah kasusnya akan diteruskan atau tidak.

    Seperti Strauss-Kahn, Myriam Aouffir berasal dari Maroko. Ia sebelumnya pernah menikah dan memiliki dua anak.

    Strauss-Kahn kerap tersandung soal asmara dan seks. Pada 2008, dia ditegur 24 direktur eksekutif IMF karena ketahuan berselingkuh dengan salah satu pegawainya. Pada 15 Mei 2011, dia ditangkap di New York dengan tuduhan mencoba memperkosa pelayan hotel tempatnya menginap. Dari kamar hotel mewah seharga Rp 25 juta per malam, dia diharuskan pindah menginap ke sebuah sel sempit di penjara Pulau Rikers, sebelum dibebaskan dengan jaminan.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.