Kate dan Kisah Aneh Kehamilan Calon Ratu Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Catherine, Duchess of Cambridge. REUTERS/Phil Noble

    Catherine, Duchess of Cambridge. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, London - Kehamilan Kate Middleton seolah mengulang 'tradisi' keluarga kerajaan Inggris. Sejarah mencatat, keluarga kerajaan Inggris punya banyak kisah. Wanita-wanitanya memulai kehamilan dengan kesehatan yang berat.

    Kate sendiri dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami serangan morning sickness akut karena kehamilannya. Kate diperkirakan tetap berada di King Edward VII Hospital selama beberapa hari untuk dipantau kondisi kesehatannya. (baca: Hamil, Kate Middleton Dilarikan ke Rumah Sakit)

    Ibu mertua Kate, mendiang Putri Diana, juga mengalami nasib serupa. Putri Diana harus berjuang mengatasi bulimia ketika tahu sedang mengandung anak pertamanya. (baca: Kate dan Tradisi Aneh Calon Ratu Inggris)

    Tapi, dalam sejarah keluarga kerajaan Inggris, tak ada yang seperkasa nenek buyut Ratu Elizabeth II saat hamil. Sementara Ratu Mary, nenek Ratu Elizabeth II hanya hamil dua kali, nenek buyutnya, Ratu Alexandra, hamil sebanyak enam kali. Dia punya anak pada tahun 1864, 1865, 1867, 1868, 1869, dan memiliki seorang putra yang meninggal saat bayi pada 1871.

    Ratu Alexandra tidak membiarkan kehamilan memperlambat aktivitasnya. Anak pertamanya, Eddy, bergelar Duke of Clarence, lahir prematur setelah Ratu Alexandra pergi bermain ice skating di usia tujuh bulan kehamilannya.

    Semua anak-anaknya lahir prematur, dan menurut rumor, dia berbohong tentang tanggal persalinannya pada ibu mertuanya, Ratu Victoria. Alasannya, ia tak ingin sang Ratu hadir pada hari persalinannya.

    Dia melahirkan lima anaknya pada usia kehamilan belum genap delapan bulan. Seorang anaknya meninggal hanya beberapa hari setelah dilahirkan.

    Terlepas dari kelahiran prematur, kehamilannya berjalan lancar. Pada kehamilan ketiga, dia mengalami serangan demam rematik. Keadaan itu memburuk setelah melahirkan, ada hal yang mengkhawatirkan dalam hidupnya. Dia selamat, namun menyisakan pincang permanen setelah sembuh.

    Ratu Alexandra juga menderita otosclerosis, suatu kondisi yang mempengaruhi pendengarannya, yang diperburuk oleh penyakit dan kehamilan.

    MAIL ONLINE | TRIP B

    Berita Terpopuler
    Abbas: Ya, Kini Kita Punya Negara!

    Pembocor Rahasia AS Alami Krisis Gender

    Calon Ratu Nowegia Dikira Pengasuh bayi

    Anjing Ini Susui Tiga Ekor Harimau

    PBB: Israel Ancaman Perdamaian

    Kate Middleton Hamil

    Inggris dan Prancis Panggil Dubes Israel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.